Wisata Coban Jahe Jabung, Dibalik Keindahan Alam Ternyata Menyimpan Kisah Memilukan

Coban Jahe memiliki daya tarik alam yang begitu mengagumkan. Alamnya yang masih asri, suara gemericik air yang jatuh, dan hembusan angin sejuk, cocok untuk melepas…

Zona Malang – Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikenal memiliki berbagai lokasi wisata alam menawan, salah satunya adalah air terjun. Banyak air terjun tersembunyi di daerah ini, dan yang cukup populer adalah Coban Jahe.

Air terjun Coban Jahe, terletak di area Perhutani Unit II Jawa Timur, KPH Malang, tepatnya di Dusun Pandansari Lor, Desa Begawan, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Karena letaknya berada di Desa Begawan, masyarakat sekitar sering kali menyebutnya sebagai Coban Begawan.

Coban Jahe memiliki daya tarik alam yang begitu mengagumkan. Alamnya yang masih asri, suara gemericik air yang jatuh, dan hembusan angin sejuk, cocok untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Air terjun ini menjadi rekomendasi wisata yang sempurna baik untuk hari biasa maupun akhir pekan.

Namun, siapa sangka, di balik pesona keindahan dan keasrian air terjun Coban Jahe, tersembunyi sejarah kelam yang meninggalkan duka.

Sebagaimana dikutip dari artikel TourismNews.id, nama Coban Jahe bukanlah diambil dari nama rempah-rempah, melainkan kata ‘Pajahe’ yang dalam Bahasa Jawa berarti meninggal dunia.

Sejarah tersebut mengacu kepada peristiwa heroik sekitar tahun 1948, ketika 38 tentara pejuang Indonesia di bawah komando Ali Murtopo gugur dalam pertempuran melawan penjajahan Belanda. Sejarah inilah yang membuat nama ‘Jahe’ dicantumkan pada nama coban ini.

Untuk mengenang jasa para pahlawan tersebut, dibangunlah Taman Makam Pahlawan (TMP) yang berada di sekitar 500 meter sebelum memasuki lokasi Coban Jahe. Di sanalah para tentara pejuang ini dimakamkan.

Air terjun Coban Jahe, dengan sejarah heroik dan tragisnya, menjadi wisata yang memadukan keindahan alam dengan nilai sejarah yang mendalam.***