Zona Malang – Muharam, bulan pertama dalam kalender Islam, merupakan waktu yang istimewa bagi umat Islam. Salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan ini adalah puasa Tasua dan Asyura. Puasa Tasua dilakukan pada hari ke-9 Muharam, sedangkan puasa Asyura dilaksanakan pada hari ke-10 Muharam.
Lantas kapan jadwal puasa Tasua dan Asyuro di tahun 2024 atau bulan Muharram Hijriah ini? selengkapnya baca dibawah.
Tingkatan Puasa Asyura
Dilansir dari laman Kementerian Agama, puasa Asyura memiliki tiga tingkatan, dengan setiap tingkatan memiliki keutamaan berbeda. Muhammad Hasan Yusuf dalam kitab Fadhlu Syahrullah Al-Muharram wa Yaum Asyura menjelaskan tingkatan-tingkatan tersebut sebagai berikut:
- Tingkatan Paling Rendah: Berpuasa hanya pada hari Asyura, yaitu pada 10 Muharam.
- Tingkatan Kedua: Mengerjakan puasa Asyura yang didahului dengan puasa pada hari ke-9 Muharam, atau yang disebut puasa Tasua.
- Tingkatan Teratas: Puasa Asyura yang didahului puasa Tasua pada 9 Muharam, serta diiringi dengan puasa pada hari setelahnya, yaitu 11 Muharam.
Menurut para ulama, tingkatan yang paling sempurna adalah berpuasa selama tiga hari berturut-turut pada 9, 10, dan 11 Muharam.
Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 2024
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah jatuh pada Minggu, 7 Juli 2024. Penetapan ini didasarkan pada ketinggian hilal di Indonesia pada 29 Zulhijjah 1445 H atau 6 Juli 2024, yang telah memenuhi kriteria imkanur rukyat MABIMS baru. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga menetapkan 1 Muharam 1446 H pada tanggal yang sama berdasarkan kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KGHT).
Jadwal Puasa Menurut Kemenag dan Muhammadiyah:
- Puasa Tasua 9 Muharam: Senin, 15 Juli 2024
- Puasa Asyura 10 Muharam: Selasa, 16 Juli 2024
- Puasa 11 Muharam: Rabu, 17 Juli 2024
Di sisi lain, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggenapkan bulan Zulhijjah menjadi 30 hari karena tidak ada laporan melihat hilal awal Muharam. Oleh sebab itu, PBNU menetapkan awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H jatuh pada Senin, 8 Juli 2024.
Jadwal Puasa Menurut PBNU:
- Puasa Tasua 9 Muharam: Selasa, 16 Juli 2024
- Puasa Asyura 10 Muharam: Rabu, 17 Juli 2024
- Puasa 11 Muharam: Kamis, 18 Juli 2024
Anjuran dan Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura
Anjuran puasa Asyura berasal dari hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas. Nabi Muhammad SAW, saat berada di Madinah, melihat penduduk Yahudi berpuasa pada hari tersebut. Ketika ditanya, mereka menjelaskan bahwa hari Asyura merupakan hari yang baik karena Allah menyelamatkan Nabi Musa dan kaumnya dari musuh mereka. Nabi Muhammad SAW kemudian bersabda bahwa umat Islam lebih berhak memuliakan Nabi Musa daripada kaum Yahudi. Rasulullah SAW pun berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk melakukan hal yang sama.
Adapun puasa Tasua merujuk pada sebuah hadis lain yang juga diriwayatkan oleh Ibnu Abbas. Ketika para sahabat mengatakan bahwa hari Asyura sangat diagungkan oleh kaum Yahudi dan Nasrani, Rasulullah SAW bersabda: “Insyaallah kita akan berpuasa pada hari ke sembilan.” Namun, Nabi Muhammad SAW wafat sebelum menjalani puasa Tasua.
Keutamaan Menjalankan Puasa Tasua dan Asyura
- Menghapus Dosa Satu Tahun Lalu: Bagi umat Islam yang berpuasa pada hari Asyura, Allah akan menghapuskan dosa-dosa mereka selama satu tahun yang telah berlalu. Keutamaan ini tertuang dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah: “Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab: ‘Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat’.”
- Puasa Paling Utama Setelah Ramadhan: Puasa pada bulan Muharam dianggap sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan. Keutamaan ini tercermin dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam’.”
Kesimpulan
Puasa Tasua dan Asyura merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam di bulan Muharam. Selain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, puasa ini juga memiliki keutamaan yang besar, termasuk penghapusan dosa selama satu tahun dan dianggap sebagai puasa yang paling utama setelah Ramadhan. Dengan mengikuti jadwal puasa yang telah ditetapkan, umat Islam dapat meraih keutamaan ini dan memperkuat keimanan mereka.







