Malang, 29 Januari 2024 – Duwi Purnama Sidik, seorang wisudawan disabilitas dari Universitas Brawijaya (UB), mencuri perhatian dunia maya saat rektor UB, Prof Widodo, turun podium demi menyalaminya dalam prosesi wisuda di Gedung Samantha Krida UB pada 20 Januari 2024.
Wisuda Duwi yang viral di media sosial menyoroti semangat dan perjuangan seorang mahasiswa dengan disabilitas dalam menyelesaikan studinya. Duwi, yang duduk di kursi roda, mengambil gelar S.Kom dengan IPK 3,65 dari Fakultas Ilmu Komputer, Program Studi Teknik Informatika, setelah menempuh masa studi selama 3 tahun 11 bulan.
Setelah meraih gelar sarjana, Duwi tidak berhenti di situ. Saat ini, ia sedang melanjutkan studi S2 Ilmu Komputer dengan program Fast Track, menunjukkan semangatnya untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya di bidang teknologi.
Cita-Cita dan Masa Depan Duwi
Cita-cita Duwi setelah menyelesaikan studi magisternya adalah menjadi seorang dosen atau membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Meski memiliki keterbatasan fisik, semangat dan tekadnya untuk memberikan kontribusi positif pada masyarakat dan dunia akademis tidak tergoyahkan.
“Sebagai mahasiswa daksa kursi roda, saya ingin ke depannya bisa bekerja dengan duduk, dan jurusan Teknik Informatika menjadi salah satu opsi. Selain itu, dari kecil saya suka segala hal yang berbau teknologi, dan prospek kerja jurusan ini bagus,” ungkap Duwi.
Perjalanan Berat, Tetapi Penuh Prestasi
Duwi tidak hanya sukses akademis, tetapi juga aktif dalam berbagai organisasi dan kepanitiaan di UB. Menjadi anggota Pusat Komunikasi dan Informasi di Eksekutif Mahasiswa (EM) serta menjabat sebagai Ketua Departemen Humas di Badan Internal Olahraga dan Seni (BIOS), Duwi terus mengasah keterampilan dan memperluas jaringan relasinya.
Meskipun pernah mengalami kesulitan aksesibilitas di UB pada tahun 2019, Duwi memberikan apresiasi atas perbaikan yang dilakukan oleh universitas. Ia juga memberikan saran agar teman-teman difabel dapat bersama-sama menjaga tata tertib, terutama dalam penggunaan fasilitas lift.
Pesan Inspiratif untuk Teman Difabel Lainnya
Duwi memberikan pesan inspiratif kepada teman-teman difabel yang ingin melanjutkan studi, yaitu tidak takut untuk menunjukkan kemampuan mereka. “Tunjukkan apa yang kau mampu, maka orang akan melihat kemampuanmu bukan keadaanmu,” ucapnya.
Kisah perjalanan Duwi Purnama Sidik menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa semangat dan kegigihan dapat membawa seseorang meraih prestasi meski dihadapkan pada berbagai tantangan.***







