Kota Malang, Zona Malang – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, merespon dengan santai terhadap spanduk kecaman dan penolakan terhadap calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, yang bertebaran di Kota Malang dan sekitarnya. Kaesang menganggap kondisi ini sebagai dinamika dalam gelaran Pemilu 2024, namun tetap berharap agar kerukunan masyarakat Indonesia tetap terjaga.
“Tidak apa-apa, ya namanya dinamika, tidak apa-apa, dinikmati saja, yang penting rukun semuanya,” ujar Kaesang usai menghadiri kampanye PSI bertajuk ‘Coblos PSI, Menangkan Gibran Sekali Putaran’ di GOR Ken Arok, Kota Malang, pada Kamis (1/2/2024).
Dalam acara kampanye tersebut, Gibran Rakabuming Raka tiba sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung menyapa ratusan pendukung partainya. Kaesang, didampingi istrinya, Erina Gudono, ikut serta dalam kegiatan tersebut. Kampanye dilakukan dengan mengenalkan calon legislatif (caleg) PSI dari dapil Malang Raya, seperti Kokok Herdhianto Dirgantoro, dan lainnya. Selama acara, kaus PSI juga dibagikan kepada pendukung.
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang telah menemukan empat spanduk kecaman dan penolakan terhadap Gibran Rakabuming Raka. Spanduk tersebut tersebar di beberapa lokasi, seperti Jalan Muharto Gang 5 dan Gang 7, Jalan Kaliurang, Kecamatan Lowokwaru, dan Jalan Panji Suroso, Kecamatan Blimbing. Menurut Komisioner Bawaslu Kota Malang, Hamdan Akbar, spanduk tersebut termasuk dalam kategori black campaign atau kampanye hitam.
Hamdan Akbar menjelaskan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui siapa dalang di balik pembuat dan pemasang spanduk tersebut. Kendati demikian, Bawaslu fokus pada pengamanan dan objek spanduk untuk menjaga kondusifitas Kota Malang. Kasus ini pun masih dalam kajian hukum terkait pelanggaran aturan kampanye.***







