Kota Malang – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), TP PKK Kecamatan Kedungkandang telah menggelar serangkaian kegiatan pada hari Selasa (7/5/2024). Salah satu kegiatan yang menonjol adalah pelatihan bahasa isyarat dan lomba storytelling dengan menggunakan bahasa ibu.
Ketua TP PKK Kecamatan Kedungkandang, Dra. Rr. Hannie Purwandari, menyatakan bahwa pelatihan bahasa isyarat Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dengan penyandang disabilitas tuna rungu. Menurutnya, pelayanan terbaik harus diberikan kepada mereka, terutama dalam urusan administrasi.
Oleh karena itu, petugas dari berbagai instansi seperti Dispendukcapil, puskesmas, bagian pelayanan di kelurahan, dan para orang tua anak berkebutuhan khusus (ABK) diundang untuk mengikuti pelatihan ini. Total peserta mencapai sekitar 50 orang.
Sementara itu, lomba storytelling menggunakan bahasa ibu bertujuan untuk mempromosikan kembali penggunaan bahasa daerah. Peserta lomba ini adalah ibu dan anak perwakilan dari setiap kelurahan di Kecamatan Kedungkandang, yang sebelumnya telah melalui proses seleksi di tingkat kelurahan.
Pj. Ketua TP PKK, Dra. Hj. Hanik Andriani Wahyu Hidayat, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan keterkesanannya dengan kegiatan yang melibatkan banyak perempuan, difabel, dan anak-anak. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa Kota Malang semakin inklusif.

“Saya harapkan acara ini dapat memotivasi kita semua untuk meningkatkan keterampilan berbahasa isyarat sehingga dapat berkomunikasi lebih baik dengan anak, saudara, atau teman kita yang terlahir berbeda ini. Selain itu, mari kita budayakan untuk memperdengarkan cerita yang mengandung banyak petuah bagi anak-anak, yang juga disampaikan dengan bahasa ibu,” ungkap Hanik.
Hanik juga mengapresiasi terobosan yang dilakukan di Kecamatan Kedungkandang. Menurutnya, program Bunda PAUD di mana-mana mungkin sama dalam sasarannya, tetapi yang membedakan adalah terobosannya. Ia merasa senang melihat terobosan yang dilakukan di Kedungkandang.
Momen ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kartini. Selain kegiatan pelatihan bahasa isyarat dan lomba storytelling, TP PKK Kecamatan Kedungkandang juga mengadakan workshop decoupage dan workshop pembuatan bouquet snack, yang diikuti oleh 30 orang guru PAUD dan TP PKK kelurahan di wilayah Kecamatan Kedungkandang.







