Pelantikan KH. Imron Rosyadi Hamid sebagai Rektor UNIRA Malang Masa Bhakti 2024-2028

Malang, 17 Juli 2024 – Bertempat di Aula Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, telah berlangsung pelantikan KH. Imron Rosyadi Hamid, S.E., M.Si sebagai Rektor UNIRA Malang untuk masa bhakti 2024-2028 pada Rabu (17/7) pagi. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H., bersama dengan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, serta sejumlah jajaran OPD terkait, Camat, dan Forkopimcam Kepanjen.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada KH. Imron Rosyadi Hamid atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin UNIRA Malang. “Semoga Bapak Rektor mampu mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab untuk terus membawa UNIRA Malang semakin maju dan sukses. Mudah-mudahan di periode kedua beliau sebagai rektor, mampu memaksimalkan program-program pendidikan yang sudah berjalan, sekaligus terus mengembangkan kampus UNIRA,” ungkap Wakil Bupati Malang.

Wakil Bupati Didik Gatot Subroto juga berpesan kepada seluruh civitas akademika dan keluarga besar UNIRA untuk terus memberikan dukungan yang positif kepada Bapak Rektor, sehingga program kerjanya dapat berjalan dengan lancar. Diharapkan dukungan ini dapat menciptakan semangat baru bagi UNIRA Malang, untuk berkiprah menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing di Kabupaten Malang.

“Walaupun harus kita akui bahwa tantangan ke depan akan semakin berat, namun saya yakin dan percaya bahwa Bapak Rektor UNIRA Malang memiliki kapasitas dan kemampuan untuk terus melakukan transformasi, dan menciptakan terobosan baru dalam upaya menjawab dinamika perkembangan dunia pendidikan yang begitu cepat,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Malang, menurut Wakil Bupati, akan terus berupaya untuk memajukan bidang pendidikan. Upaya ini tentu membutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen pembangunan, termasuk dari unsur akademisi. Oleh karena itu, Wakil Bupati Malang berharap agar jalinan komunikasi dan kerjasama yang telah terbangun antara Pemerintah Kabupaten Malang dan UNIRA Malang dapat terus diperkuat.

Didik Gatot Subroto juga menekankan pentingnya kontribusi dari mahasiswa UNIRA dalam membantu masyarakat Kabupaten Malang dengan mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. “Saya yakin mahasiswa maupun lulusan UNIRA Malang adalah generasi muda yang berkualitas sehingga saya berharap bekal pengetahuan yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk membangun Kabupaten Malang. Wilayah Kabupaten Malang ini menyimpan kekayaan dan potensi besar untuk dikembangkan,” pungkasnya.

Kehadiran Pejabat dan Tokoh Terkait

Selain Wakil Bupati Malang, acara pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting lainnya, termasuk Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program-program pendidikan di UNIRA dan komitmen untuk memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Malang.

Tantangan dan Harapan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menyoroti tantangan yang akan dihadapi oleh KH. Imron Rosyadi Hamid dalam masa jabatannya. Dengan perubahan dan dinamika yang cepat dalam dunia pendidikan, diperlukan kemampuan untuk beradaptasi dan inovasi terus-menerus. Diharapkan, Rektor UNIRA mampu membawa kampus ini ke arah yang lebih baik dengan berbagai terobosan dan inisiatif baru.

Harapan besar juga disampaikan kepada seluruh elemen di UNIRA untuk tetap kompak dan mendukung berbagai program yang akan dijalankan. Sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan Kabupaten Malang.

Dengan semangat baru dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan UNIRA Malang dapat terus berkembang dan berkontribusi secara signifikan dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta memberikan sumbangsih nyata dalam pembangunan Kabupaten Malang.