Malang – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi wisata dan ekonomi kreatif Kota Malang. Dalam kunjungannya ke Kampoeng Heritage Kajoetangan, Minggu (28/7/2024), Sandiaga menyoroti dua subsektor unggulan kota ini.
“Kita akan bantu terus promosinya. Kalau saat ini saya lihat dua subsektor yang unggul, yakni kuliner dan fesyen. Subsektor lain akan terus kita dorong untuk makin berkembang, seperti musik, film, animasi, juga kriya,” ujar Sandiaga.
Menparekraf juga memuji capaian Kota Malang yang meraih Predikat Kota Terbaik I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Nasional. Ia berharap prestasi ini bisa berlanjut ke level internasional.
“Sangat bersyukur, program yang kita dorong ADWI 2022 telah membuahkan hasil di tingkat nasional. Saya juga mendorong ini untuk bisa naik di level internasional,” tambahnya.
Untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, Sandiaga mendorong Pemkot Malang menggelar berbagai event, termasuk sport tourism. “Malang juga harus punya event berkelas internasional, baik olahraga, seni budaya, musik, film, atau subsektor lain, terlebih sudah didukung adanya MCC. Saatnya kita ciptakan event berkelas dunia,” tegasnya.
Menanggapi hal ini, Pj. Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menyatakan komitmen Kota Malang dalam pengembangan sport tourism. “Tahun 2025 mendatang kita juga menjadi tuan rumah Porprov IX Jatim yang tentunya juga akan menguatkan sport tourism kita,” jelasnya.
Wahyu juga menyebutkan target Kota Malang menjadi Kota Kreatif Dunia versi UNESCO pada tahun 2025. “Kami tentu sangat mengharapkan dukungan dari Mas Menteri,” pungkasnya.
Dengan dukungan Kemenparekraf dan komitmen Pemkot Malang, nampaknya Kota Malang siap melangkah maju menjadi destinasi wisata dan ekonomi kreatif kelas dunia. Kita tunggu saja kejutan apa yang akan disuguhkan kota ini di masa mendatang!







