Peringatan Hari Ibu tahun ini menjadi lebih dari sekadar refleksi peran perempuan sebagai istri dan ibu. Dengan kemajuan zaman dan teknologi, perempuan kini bertransformasi menjadi agen perubahan yang aktif dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk pendidikan, ekonomi, sosial, dan hukum. Momentum ini diangkat dalam kegiatan Peluncuran Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang berlangsung di Balai Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, pada Minggu (22/12/2024), di mana Wakil Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H., mewakili Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M.
Kegiatan peluncuran ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dilaksanakan serentak di enam lokasi di Indonesia, termasuk Kampung Cempluk di Desa Kalisongo. Acara ini ditandai dengan pemukulan kentongan secara serentak oleh seluruh peserta, baik yang hadir secara langsung maupun daring, menandakan semangat kebersamaan dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan perempuan dan anak.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Malang menekankan bahwa Hari Ibu adalah kesempatan bagi perempuan untuk berkontribusi sebagai motor perubahan tanpa mengabaikan peran mereka sebagai ibu. “Desa Kalisongo menghadapi tantangan transformasi yang luar biasa. Meskipun dikelilingi oleh pembangunan masyarakat perkotaan yang cenderung egosentris, desa ini berhasil menjaga kearifan lokal dan tradisi gotong royong. Penghargaan yang diraih Desa Kalisongo, termasuk kontribusi signifikan dari para ibu, adalah bukti nyata dari keberhasilan ini,” ungkapnya.
Wakil Bupati juga mendorong Pemerintah Desa Kalisongo untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam membuka ruang diskusi dan berkarya, serta menciptakan program yang berorientasi pada desa ramah perempuan dan peduli anak. “Ruang Bersama Indonesia (RBI) bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak-anak, mendorong interaksi, solidaritas, dan dukungan sosial, serta menyediakan edukasi dan pelatihan mengenai isu-isu terkait,” tambahnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa RBI juga berfokus pada ketahanan pangan, perbaikan gizi, dan pencegahan kekerasan. “Saya berharap perempuan di Desa Kalisongo selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk berinovasi dalam mendukung program pembangunan di Kabupaten Malang. Kami juga telah melakukan uji coba program makan gratis di tujuh titik untuk mendukung inisiatif Perempuan Berdaya dan Anak-anak Terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Desa Kalisongo, yang dikenal dengan Kampung Cempluk-nya, telah menunjukkan kemandirian dalam partisipasi masyarakat, terutama dalam pemberdayaan perempuan dan kepedulian terhadap anak. “Dari enam titik peluncuran RBI, lima di antaranya masih mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat, sementara Kampung Cempluk telah melaksanakan secara mandiri, didukung oleh Pemerintah Kabupaten Malang dalam penguatan SDM dan legalitas, sehingga desa ini menjadi inklusif dan berdaya saing,” tutup Wakil Bupati.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Sekretaris Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prita Ismayani Sri Widyarti, S.Sos., M.T., serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hanik Dwi Martya, dan jajaran perangkat daerah lainnya. Peringatan Hari Ibu kali ini menjadi simbol harapan dan semangat baru bagi perempuan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.







