Pemerintah Kabupaten Malang, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk operator Call Center 112 pada Senin, 30 Desember 2024. Acara yang berlangsung di RR. Anusapati, Jl. Merdeka Timur No. 3, Malang ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operator dalam menangani panggilan darurat. Bimtek ini dibuka oleh Gatot Suwardiyono, S.Kom., M.Kom., selaku Kepala Bidang Persandian & Aplikasi Informatika, dan menghadirkan Wahyu Prasetyo dari PT. Jasnita Telekomindo sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Gatot menekankan pentingnya layanan Call Center 112 sebagai garda terdepan dalam penanganan situasi darurat. “Dengan pelatihan ini, kami berharap para operator dapat lebih siap dan responsif dalam menangani berbagai jenis panggilan darurat, mulai dari kebakaran hingga kecelakaan,” ujarnya.
Wahyu Prasetyo menjelaskan bahwa Call Center 112 merupakan sistem yang terintegrasi dengan berbagai instansi terkait, sehingga dapat memberikan respon cepat terhadap laporan masyarakat. “Kami akan memberikan pemahaman mendalam mengenai aplikasi terbaru yang digunakan dalam Call Center 112, termasuk cara penerimaan dan penanganan laporan,” tambahnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar instansi dan meningkatkan efektivitas layanan darurat di Kabupaten Malang. Dengan adanya Call Center 112, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses bantuan saat menghadapi situasi kritis. “Kami ingin memastikan bahwa setiap panggilan yang masuk ditangani dengan cepat dan tepat, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi,” tutup Gatot.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Malang menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya dalam hal penanganan keadaan darurat.







