Dalam konteks ini, pemerintah daerah juga merasa perlu mendapatkan masukan berharga dari kalangan intelektual.
“Kami sangat mendukung keterlibatan mahasiswa dalam inisiatif yang mampu memberdayakan masyarakat. Program PPL, PKL, dan KKN ini merupakan langkah konkret untuk menghasilkan kader-kader yang siap berkontribusi,” kata Wabup Malang.
Wabup Didik juga berharap para mahasiswa dapat menjalankan program ini dengan penuh kesungguhan.
“Jagalah nama baik almamater di mana pun kalian berada. KKN ke luar negeri adalah peluang bersejarah bagi kalian yang terpilih untuk memperjuangkan nilai-nilai kedamaian global,” harapnya.
Komitmen yang kuat antara UNIRA dan Pemerintah Kabupaten Malang untuk menghadirkan perubahan positif, tidak hanya dalam ranah pendidikan, tetapi juga di level internasional, menjadi tema penting dalam acara ini.
“Semoga semua rangkaian kegiatan PPL dan KKN ini berjalan lancar dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi universitas dan masyarakat Kabupaten Malang,” tutupnya.
Dengan semangat ini, mahasiswa UNIRA Malang diharapkan bisa menjadi duta budaya yang sukses dalam mengenalkan nilai-nilai Indonesia di luar negeri, sekaligus menyerap pengetahuan dan pengalaman berharga yang dapat diimplemetasikan di tanah air.







