Zona Malang – Sebagai upaya strategis untuk memperkuat kerjasama internasional, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM) baru-baru ini mengundang Prof. Madya Ts. Dr. Abd Latif Abdul Rahman dari Universiti Teknologi Mara (UiTM) Kedah sebagai dosen penguji eksternal.
Uji skripsi yang mengambil tema “Strategi Pengembangan Konten Instagram Perpustakaan Perguruan Tinggi di Indonesia: UGM, UPI, dan UB” ini berlangsung pada Selasa (7/1) di Laboratorium Perpustakaan, D15 Fakultas Sastra UM.
Langkah ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas pendidikan serta inovasi dalam penelitian di perguruan tinggi Indonesia.
Dalam sidang tersebut, mahasiswa presenter, Viola Zesica Sari, mengemukakan fokus penelitiannya pada strategi yang digunakan pustakawan untuk menarik perhatian mahasiswa terhadap layanan perpustakaan.
“Konten promosi yang dibuat oleh perpustakaan sebagai lembaga non-komersial sangat penting untuk meningkatkan minat baca di kalangan mahasiswa,” kata Viola dengan penuh semangat saat mempresentasikan hasil kerjanya.
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, di mana Prof. Latif memberikan feedback yang konstruktif. Ia menekankan pentingnya kajian dari perspektif pengguna untuk memperkaya hasil penelitian.
“Meneliti dari sudut pandang penerima konten akan membantu memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan dan diminati oleh pengguna perpustakaan,” ungkapnya, memberikan wawasan baru bagi Viola dan audiens yang hadir.
Kerja sama ini juga merupakan bagian dari hubungan yang lebih luas antara Departemen Sastra Indonesia di UM dan Fakulti Pengurusan Maklumat di UiTM.
Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan, Moh. Safii, S.Kom., M.Hum., menyatakan bahwa kolaborasi ini diharapkan akan semakin solid mulai tahun 2025, berawal dari rekomendasi Wakil Dekan III dan kolaborasi penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2024.
“Kehadiran dosen penguji eksternal adalah langkah penting untuk meningkatkan standar akademis kami dan memperluas jaringan internasional,” tuturnya.
Sidang skripsi dengan kehadiran penguji dari UiTM dikhususkan bagi mahasiswa yang telah memenuhi kriteria skripsi berkualitas tinggi.
“Kami ingin memastikan bahwa skripsi yang diuji di sini setara dengan standar internasional,” tambah Moh. Safii, menegaskan komitmen UM terhadap kualitas pendidikan.
Selain itu, kolaborasi ini mencakup program pertukaran dosen tamu antara UM dan UiTM, mendukung upaya kedua institusi untuk meraih tujuan pendidikan yang lebih baik.
Inisiatif ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yaitu pendidikan berkualitas, dan SDGs ke-17, yaitu kemitraan global, yang menjadikan pendidikan sebagai pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Universitas Negeri Malang akan terus berkembang sebagai institusi yang mampu bersaing di kancah internasional, serta menciptakan para lulusan yang siap berkontribusi pada dunia akademis dan masyarakat.







