MALANG, Zona Malang – Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu, namun juga menjadi wadah untuk membentuk karakter siswa yang tangguh dan peduli terhadap sesama. Hal ini ditunjukkan oleh SD Islam Sabilillah Malang 2 yang menggelar kegiatan Ramadan Berbagi dan Peringatan Nuzulul Quran.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah mengundang lebih dari 100 warga sekitar untuk mendapatkan santunan dan bingkisan. Tak hanya itu, SD Islam Sabilillah Malang 2 juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim di panti asuhan. “Di kegiatan Ramadan Berbagi ini kami tidak hanya mengundang warga ke sekolah, tetapi kami juga hadir ke mereka. Salah satunya ke panti asuhan,” ujar Wakil Kepala SD Islam Sabilillah Malang 2, Yuyun Dwi Suryandari, S.Pd.
Tema kegiatan ini adalah “Majelis Orang Tua Siswa (MOS), Paguyuban dan orang tua siswa”. Mereka memiliki peran dan andil besar dalam kegiatan ini. Sesuai dengan tema tersebut, SD Islam Sabilillah Malang 2 ingin membentuk karakter-karakter pemimpin yang kuat pada siswa dengan cara menumbuhkan kepekaan dan rasa peduli pada sesama.
Kepala SD Islam Sabilillah Malang 2, M. Isnin H, S.Pd, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari Pengurus. “Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungannya. Semoga menjadi amal ibadah yang bernilai pahala dan mengantarkan anak-anak kami menjadi generasi yang saleh dan salehah,” harapnya.
Tak lupa, Isnin juga menyampaikan terima kasih kepada warga para undangan. Menurutnya, dukungan warga sekitar sangat berarti demi kelangsungan proses belajar mengajar di SD Islam Sabilillah Malang 2. Apalagi sekolah ini berada di tengah pemukiman warga masyarakat.
“Kami ini sekolah baru. Butuh kerja sama dan dukungan warga sekitar. Maka dengan kegiatan ini semoga menjadi momentum silaturahmi SDIS 2 dengan masyarakat. Supaya saling mendukung satu sama lain,” katanya.
Menurutnya, selama ini hubungan kerja sama SDIS 2 dengan masyarakat sekitar cukup baik. Pihaknya menyampaikan permintaan maaf apalagi sedikit banyak mengganggu akses jalan warga saat pulang pergi siswa ke sekolah. “Kehadiran anda hari ini sangat berarti bagi kami. Untuk menjadi pembelajaran pada anak-anak bahwa kita tidak bisa hidup sendiri. Tapi harus berdampingan satu sama lain dan saling mendukung,” kata dia.
Isnin berharap anak didiknya memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Sehingga menjadi pemimpin yang mencintai dan dicintai orang-orang yang dipimpinnya. “Hari ini mereka juga telah berhasil menampilkan sesuatu. Sebagai hasil dari usaha mereka dengan tekun belajar dan pantang menyerah,” pungkasnya.
Kegiatan Ramadan Berbagi dan Peringatan Nuzulul Quran di SD Islam Sabilillah Malang 2 ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli terhadap sesama. Dengan menumbuhkan rasa empati dan kepekaan, diharapkan siswa-siswa dapat menjadi pemimpin masa depan yang dicintai oleh masyarakat.







