Siswa SMK PIM Tunjukkan Ketangguhan Menghadapi Tantangan

MALANG, Zona Malang – SMK Putra Indonesia Malang (PIM) menggelar seminar anti perundungan di kalangan remaja. Seminar yang bertajuk “Membangun Kesadaran dan Mengatasi Perundungan di Kalangan Remaja” ini menghadirkan Banit Reskrim Polsekta Lowokwaru Kota Malang, Aipda Yosef Dhony Kristianto, S.Psi sebagai narasumber.

Dalam seminar tersebut, Aipda Yosef Dhony Kristianto memaparkan tentang dampak negatif perundungan terhadap mental dan fisik korban. Ia menekankan bahwa perundungan dapat menyebabkan trauma yang berkepanjangan dan mempengaruhi kualitas hidup korban. “Perundungan dapat menyebabkan trauma yang berkepanjangan dan mempengaruhi kualitas hidup korban,” jelasnya.

Selain itu, Aipda Yosef juga menyampaikan strategi penanganan yang efektif untuk mengatasi perundungan. Ia menekankan pentingnya kesadaran dan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk orang tua, guru, dan teman-teman dalam mencegah dan mengatasi perundungan. “Kita semua memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi remaja,” ungkapnya.

Para peserta didik SMK PIM sangat antusias mengikuti seminar tersebut. Mereka banyak bertanya tentang cara mengatasi perundungan dan membangun kesadaran anti perundungan di kalangan remaja. Kepala SMK PIM, Eka Tries Yuliani, S.Si berharap seminar ini dapat memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada peserta didik tentang bahaya perundungan dan cara mengatasinya.

“Kami berharap peserta didik dapat membantu menciptakan lingkungan aman yang bebas dari perundungan,” harap Eka Tries Yuliani. Ia meyakini bahwa dengan adanya seminar ini, para peserta didik akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang perundungan dan dapat berperan aktif dalam mencegah dan mengatasi masalah ini di lingkungan sekolah.

Seminar anti perundungan ini merupakan salah satu upaya SMK PIM untuk membangun kesadaran dan resiliensi di kalangan remaja. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan-kegiatan serupa guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Selain itu, SMK PIM juga bekerja sama dengan pihak kepolisian, dalam hal ini Banit Reskrim Polsekta Lowokwaru Kota Malang, untuk memastikan bahwa tindakan perundungan dapat ditangani dengan tepat dan efektif. Kolaborasi antara sekolah dan pihak berwenang diharapkan dapat menjadi model yang efektif dalam mengatasi permasalahan perundungan di kalangan remaja.

Perundungan merupakan isu yang semakin marak terjadi di kalangan remaja saat ini. Berbagai dampak negatif, baik secara mental maupun fisik, dapat dialami oleh korban perundungan. Oleh karena itu, upaya-upaya seperti seminar anti perundungan yang dilakukan oleh SMK PIM ini sangat penting untuk membangun kesadaran dan menciptakan lingkungan yang aman bagi para remaja.

Melalui seminar ini, diharapkan para peserta didik SMK PIM dapat memahami bahaya perundungan dan berperan aktif dalam mencegah serta mengatasi masalah ini. Selain itu, kolaborasi antara sekolah dan pihak kepolisian juga menjadi kunci penting dalam menangani kasus perundungan secara komprehensif.

Seminar anti perundungan di SMK PIM ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Dengan dukungan dari seluruh pihak, diharapkan permasalahan perundungan di kalangan remaja dapat diminimalisir dan tercipta generasi muda yang sehat, baik secara mental maupun fisik.