MALANG, Zona Malang – Program Studi S1 Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (UM) berkomitmen untuk membekali mahasiswanya dengan keterampilan kewirausahaan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan kuliah tamu bertajuk “Youth Entrepreneurs Journey: Set Up Your Mind to Be a Young Entrepreneur” yang digelar di Aula Ki Hajar Dewantara, Gedung A6 lantai 7, beberapa waktu lalu.
Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial UM, Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa kuliah tamu ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang luas kepada mahasiswa terkait dengan dunia kewirausahaan. “Selain itu, acara ini juga menjadi platform bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam mengenai industri dan wirausaha,” ujar Syamsul.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Ilmu Sosial dan PT Baradjawa One Solution. Kesepakatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan Implementation Agreement (IA) antara Program Studi Pariwisata dan pemilik PT Baradjawa One Solution.
Syamsul menerangkan bahwa kerja sama yang dibangun merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan lulusan di era modern. “Saat ini, sarjana tidak hanya ingin bekerja sebagai pegawai, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sebagai entrepreneur,” jelasnya.
Pada sesi utama, Risyaad Rizky Setiawan, pemilik PT Baradjawa One Solution, berbagi pengalaman membangun bisnis di usia muda. Ia memaparkan perjalanan menemukan ide bisnis, tantangan dalam pengembangan produk, hingga keberhasilannya mendirikan beberapa cabang di Surabaya dan Malang. “Mengembangkan hospitality berbasis kearifan lokal menjadi ciri khas kami,” kata Rizky.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan. Juan, mahasiswa dengan bisnis kuliner Kobo Doughnut, menanyakan strategi pengembangan usaha. Sementara itu, Fafa, yang bercita-cita menjadi Event Organizer (EO), tertarik pada pengelolaan sumber daya manusia.
Kegiatan ini sejalan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), seperti SDG 4 (quality education), SDG 8 (decent work and economic growth), dan SDG 9 (industry, innovation, and infrastructure). Selain memberikan wawasan kewirausahaan, acara ini mencerminkan keunggulan pendekatan live-based learning yang diterapkan Program Studi Pariwisata UM.
“Melalui acara ini, UM memperkuat sinergi dengan dunia industri dan berkontribusi dalam mencetak generasi muda berdaya saing tinggi,” pungkas Syamsul.
Antusiasme mahasiswa yang terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan mereka. Tidak hanya memberikan wawasan kewirausahaan, acara ini juga mencerminkan komitmen Universitas Negeri Malang dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di era modern.
Kerja sama yang dibangun antara Fakultas Ilmu Sosial UM dan PT Baradjawa One Solution juga menjadi bukti nyata upaya UM dalam menjawab tantangan zaman. Dengan sinergi yang kuat antara akademisi dan praktisi, diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneurship yang kuat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi fokus global saat ini. Dengan membekali mahasiswa dengan keterampilan kewirausahaan, UM berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, serta industri, inovasi, dan infrastruktur.







