Menyegarkan Bumi, Kemenag Kabupaten-YP Almaarif Singosari Gelar Perayaan Hari Bumi

MALANG, Zona Malang – Dalam rangka memperingati Hari Bumi ke-55, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang bersama Yayasan Pendidikan (YP) Almaarif Singosari menggelar aksi penanaman satu juta pohon matoa secara serentak.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan madrasah di bawah naungan Kemenag Kabupaten Malang di lingkungan YP Almaarif, termasuk MI Almaarif 02 Singosari, MTs Almaarif 01 Singosari, dan MA Almaarif Singosari. Acara dibuka oleh Ketua YP Almaarif, KH. Moh. Anas Noor, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam.

“Menanam pohon adalah bagian dari ikhtiar kami merawat bumi sebagai warisan untuk generasi mendatang. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujar KH. Moh. Anas Noor.

Setelah mengikuti launching nasional secara daring, dilakukan penanaman simbolis 10 bibit pohon matoa oleh jajaran pimpinan madrasah dan stakeholder terkait, termasuk perwakilan Banser Singosari. Pohon matoa dipilih karena memiliki nilai ekologis dan ekonomis tinggi, sekaligus menjadi ikon tanaman endemik Indonesia.

Kepala MI Almaarif 02 Singosari, Muhammad Ishom, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum edukasi bagi siswa agar peduli lingkungan sejak dini. Selain itu, program ini sejalan dengan visi madrasah yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan lingkungan.

“Kami berharap, langkah kecil ini dapat berkontribusi mengurangi dampak perubahan iklim dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau untuk masa depan,” tambah Ishom.

Waka MA Almaarif Singosari, Khoirul Anam, S.Pd, yang juga hadir dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen yayasan dan unit untuk saling mendukung lingkungan.

“Semoga kegiatan ini bisa kami lanjutkan dan memberi manfaat kepada masyarakat banyak,” pungkas Khoirul Anam.

Kegiatan penanaman satu juta pohon matoa ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag RI dalam mendukung gerakan penghijauan nasional. Aksi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan menciptakan lingkungan yang lebih lestari untuk generasi mendatang.

Antusiasme warga sekitar juga terlihat dalam kegiatan ini, dengan banyaknya guru, siswa, dan masyarakat yang ikut serta dalam penanaman pohon matoa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut serta dalam menjaga kelestarian alam.

Dengan semangat dan komitmen bersama, diharapkan aksi penanaman satu juta pohon matoa ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.