MALANG, Zona Malang – SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen (MUSAKE) telah membuktikan eksistensinya di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (DIKMEN) Tahun 2025 tingkat Provinsi Jawa Timur. Sekolah ini berhasil meloloskan 10 bidang lomba untuk berlaga di tingkat provinsi.
Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, M.A. Luqman Hakim, M.Pd, menyampaikan bahwa LKS DIKMEN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan LKS tidak hanya pada jenjang SMK, melainkan pada seluruh jenjang pendidikan tingkat menengah, termasuk SMA/MA/MAK. Hal ini membuat persaingan semakin ketat, sekaligus menjadi tantangan bagi jenjang SMK untuk membuktikan kualitas pembelajaran mereka.
SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen tetap membuktikan eksistensinya dengan mengirimkan 10 bidang lomba pada gelaran LKS tahun ini. Bidang-bidang tersebut adalah CNC Milling, Heavy Equipment, Industrial Control, IT Networking System Administration, Automobile Technology, Teknik Perancangan 3 Dimensi, Prototype Modelling, Chemistry, Mobile Robotics, dan Mechatronics.
Kepala Sekolah menjelaskan bahwa LKS DIKMEN tidak hanya bertujuan memotivasi dan menginspirasi para pemerhati pendidikan SMK, tetapi juga bertujuan untuk mengetahui perkembangan kebutuhan keahlian spesifik agar dapat bersaing di era digitalisasi dan otomasi industri. Lulusan SMK yang disiapkan untuk bekerja perlu didukung tidak hanya dengan softskill yang baik, namun juga kompetensi kerja standar Nasional maupun Internasional.
Berbagai persiapan lomba sudah dilakukan melalui seleksi tingkat sekolah, dilanjutkan seleksi tingkat kabupaten hingga bisa lolos di Jawa Timur. Hasil tahun ini merupakan capaian perubahan dari tahun sebelumnya, di mana SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen menjadi sekolah terbanyak kedua di Pendidikan Tingkat Menengah dari 25 sekolah di Kabupaten Malang yang berhasil mengirimkan atletnya di ajang bergengsi tersebut.
Kepala Sekolah berharap agar seluruh pembimbing dapat terus melakukan pendampingan dengan beragam teknis pembimbingan kepada atletnya, agar bisa lolos ke Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Provinsi Banten. Persiapan yang dilakukan pembimbing mulai dari training center di Konsentrasi Keahlian masing-masing selama kurun waktu 2 minggu dengan dipensasi waktu pembelajaran sekolah, ada juga yang dipanggil oleh industri United Tractors untuk pemusatan latihan, serta pada saat pelaksanaan lombanya juga dilakukan karantina di sekolah.
Selama proses karantina, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa pihak sekolah juga melibatkan orang tua dengan mengundang ke sekolah. Harapannya, orang tua dapat memberikan dukungan dan doa restu kepada para atlet lomba.
Di tengah-tengah kesibukan punggawa MUSAKE dalam maju melesat di Provinsi Jawa Timur, sekolah juga dipercaya oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjadi penanggung jawab lomba maupun penanggung jawab lokasi lomba LKS DIKMEN Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025. Bidang Lomba Heavy Equipment dipercayakan penanggung jawab lomba maupun lokasinya di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen yang berada di Kampus 2, jalan Panji No. 130 Kepanjen, Kab. Malang. Sementara itu, Bidang Lomba Motorcycle Repair and Maintenance dipercayakan penanggung jawab lokasi di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kampus 1, jalan KH. Ahmad Dahlan No. 34 Kepanjen, Kab. Malang.
Pertimbangan kepercayaan ini karena SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen memiliki kerjasama industri yang begitu apik, di mana MUSAKE memiliki Konsentrasi Keahlian Teknik Alat Berat yang bekerjasama dengan PT. United Tractors dan Konsentrasi Keahlian Teknik Sepeda Motor yang sudah lama bekerjasama dengan PT. Astra Honda Motor dan PT. Mitra Pinasthika Mulia. Sehingga menjadikan MUSAKE memiliki keunggulan dari fasilitas pembelajaran yang memadai sesuai dengan standar industri serta peralatannya juga modern mengikuti perkembangan teknologi industri.
Kepala Sekolah menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur atas kepercayaannya kepada sekolah dalam penyelenggaraan kegiatan LKS DIKMEN Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 ini. Berbagai persiapan sudah dilakukan mengikuti ketentuan teknis lomba mulai dari lokasi lomba, lay out lomba, fasilitas praktik lomba, dan mobilisasi dewan juri. Harapannya, MUSAKE dapat memfasilitasi peserta lomba sebanyak 73 SMK di Jawa Timur untuk Bidang Lomba Motocycle Repair and Maintenance dan 15 SMK untuk Bidang Lomba Heavy Equipment, sehingga sekolah dapat dikenal oleh SMK se-Jawa Timur.







