MALANG, Zona Malang – Program Studi Analis Farmasi dan Makanan (ANAFARMA) POLTEKKES PIM terus membekali mahasiswanya dengan keterampilan penting untuk menjadi tenaga analis yang kompeten. Salah satunya melalui mata kuliah Analisis Makanan dan Minuman, di mana mahasiswa diajak langsung untuk mengamati, mengidentifikasi, dan memahami label kemasan produk pangan olahan.
Dalam kuliah tersebut, mahasiswa membawa berbagai produk pangan olahan makanan dan minuman, termasuk produk favorit mereka. Mereka kemudian diminta untuk memperhatikan dengan seksama komponen penting dalam pelabelan pangan, seperti daftar bahan, komposisi, klaim kesehatan, hingga informasi nilai gizi.
“Pada mata kuliah Analisis Makanan dan Minuman, mahasiswa diajak untuk mengamati dan mengidentifikasi label kemasan pangan olahan,” ucap Dosen POLTEKKES PIM, Ayu Ristamaya.
Lebih lanjut, Ayu menjelaskan bahwa sebagai calon analis farmasi dan makanan, pemahaman mengenai kemasan, pelabelan, serta kandungan gizi dalam produk pangan menjadi bekal penting. Selain memastikan keamanan pangan, kemampuan ini juga melatih ketelitian mahasiswa dalam membaca detail produk yang beredar di pasaran, termasuk memahami bagaimana informasi tersebut berpengaruh terhadap kesehatan konsumen.
Melalui pendekatan praktik langsung ini, Prodi ANAFARMA POLTEKKES PIM berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terampil dalam analisis pangan olahan di dunia nyata. Kegiatan ini juga diharapkan membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya peran mereka kelak dalam menjamin mutu dan keamanan pangan, demi kesehatan masyarakat luas.
Salah satu mahasiswa, Siti Rahmawati, mengaku sangat antusias dengan mata kuliah ini. “Saya senang bisa belajar secara langsung mengidentifikasi kandungan gizi dan informasi lain di balik kemasan produk pangan favorit saya. Ini akan sangat berguna bagi saya sebagai calon analis farmasi dan makanan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Siti juga berharap agar ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dapat diterapkan di dunia kerja nanti. “Kemampuan ini akan membantu saya memastikan produk-produk yang beredar aman dan sesuai dengan standar yang berlaku,” tambahnya.
Selain Siti, mahasiswa lain juga mengungkapkan antusiasme yang sama. Mereka menganggap mata kuliah ini sangat penting untuk membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan di lapangan.
“Saya yakin ilmu yang saya dapat di sini akan menjadi bekal berharga ketika saya terjun ke dunia kerja nanti. Sebagai calon analis, kemampuan membaca dan memahami label kemasan produk pangan adalah hal krusial,” ungkap Andi, salah satu mahasiswa ANAFARMA.
Prodi ANAFARMA POLTEKKES PIM terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran agar dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing di industri farmasi dan pangan. Selain mata kuliah Analisis Makanan dan Minuman, program studi ini juga membekali mahasiswanya dengan berbagai kompetensi lain yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Prodi ANAFARMA POLTEKKES PIM optimistis akan mampu mencetak tenaga analis farmasi dan makanan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di era industri 4.0. Lulusan program studi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menjamin keamanan dan mutu pangan di Indonesia.







