MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerahkan langsung piagam penghargaan dan piala kepada para pemenang Lomba Kampung Mbois. Dalam acara yang digelar di Halaman Balaikota Malang, Senin (5/5/2025), RW 02 Kelurahan Tlogomas berhasil meraih juara pertama dalam lomba ini.
Menurut Wali Kota Wahyu, Lomba Kampung Mbois bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sejalan dengan semangat mengimplementasikan Dasa Bakti Kota Malang. “Kampung Mbois ini dikompetisikan untuk tingkat RW. Tentu ini apresiasi karena ini sejalan dengan semangat Dasa Bakti,” ujarnya.
Wali Kota Wahyu menjelaskan bahwa melalui Lomba Kampung Mbois, warga dapat mengenali dan mengimplementasikan poin-poin yang ada dalam visi misi Kota Malang, baik program prioritas, Dasa Bakti, maupun program unggulan.
Tujuan Lomba Kampung Mbois adalah menumbuhkan kecintaan warga terhadap Kota Malang dan semangat gotong royong serta keswadayaan masyarakat. Nilai-nilai partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan lingkungan ini sejalan dengan semangat dalam pilar-pilar Dasa Bakti.
Aspek gotong royong antarwarga membangun solidaritas sosial, menciptakan ketahanan masyarakat, dan lingkungan toleran menjadi implementasi dari Dasa Bakti Ngalam Santun. Kepedulian dalam menjaga dan merawat lingkungan sejalan dengan semangat Ngalam Rijik dan Ngalam Seger.
Pengembangan ekonomi melalui potensi khas masing-masing kampung, seperti budaya, wisata, dan UMKM, juga sejalan dengan semangat Dasa Bakti Ngalam Idrek dan Ngalam Asyik. Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Dasa Bakti tidak bisa dicapai sendiri oleh Pemerintah, tetapi harus dengan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, bahkan dari level RW sekalipun.
“Saya sampaikan ucapan selamat dan apresiasi khusus kepada para pemenang. Partisipasi aktif masyarakat, memahami dan mengimplementasikan Dasa Bakti untuk menuju Malang yang Mbois dan Berkelas,” ujar Wali Kota Wahyu.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh RW yang berpartisipasi dalam Lomba Kampung Mbois. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Dasa Bakti Kota Malang tidak bisa dicapai sendiri oleh Pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, Wali Kota Wahyu juga menekankan pentingnya semangat gotong royong dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan lingkungan. Hal ini sejalan dengan semangat Dasa Bakti yang menjadi visi misi Kota Malang.
Lebih lanjut, Wali Kota Wahyu berharap agar Lomba Kampung Mbois dapat menjadi ajang untuk memupuk rasa cinta warga terhadap Kota Malang. Selain itu, diharapkan juga dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Bakti dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat dan partisipasi aktif masyarakat, Wali Kota Wahyu yakin Kota Malang akan semakin Mbois dan Berkelas, sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kota Malang. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi kampung-kampung lain di Kota Malang untuk terus meningkatkan semangat gotong royong dan keswadayaan masyarakat.
Sumber: Kabarmalang







