Perbaikan Lapangan Madyopuro Jadi Fokus Panitia Bantengan

MALANG – Panitia Bantengan di Kota Malang sedang melakukan perbaikan terhadap kerusakan yang terjadi di Lapangan Madyopuro. Kerusakan tersebut terjadi pasca pelaksanaan kegiatan Bantengan yang digelar di lapangan tersebut.

Sekretaris Event Bantengan, Enik Dandamana, mengungkapkan bahwa kondisi lapangan yang rusak tersebut di luar perkiraan pihak panitia. Mereka merasa prihatin dan bertanggung jawab untuk mengembalikan kondisi lapangan seperti semula.

“Kami menyadari kegiatan ini berdampak pada aktivitas latihan SSB. Itu di luar prediksi dan di luar kendali panitia,” ujar Enik.

Pihak panitia juga telah melakukan diskusi dengan pengurus SSB Porma, yang kerap menggunakan Lapangan Madyopuro sebagai tempat latihan sepak bola. Mereka juga telah memberikan surat pemberitahuan kepada pihak SSB Porma.

“Kami juga telah memberikan surat pemberitahuan kepada SSB Porma, tapi kami gak izin karena lapangan itu bukan milik SSB Porma, jadi kami melakukan koordinasi saja,” lanjut Enik.

Untuk membantu SSB Porma tetap dapat menjalani latihan, pihak panitia telah mencari solusi alternatif. Solusi pertama adalah meminta bantuan Perumda Tugu Tirta Kota Malang untuk menyediakan fasilitas latihan alternatif sementara, sampai Lapangan Madyopuro dapat kembali digunakan.

Solusi kedua adalah meminta bantuan Pemerintah Kota Malang agar memperhatikan kondisi Lapangan Madyopuro sebagai fasilitas umum (fasum) bagi warga.

“Karena selama ini tidak ada perhatian dari Pemkot Malang terhadap lapangan Madyopuro ini. Jadi kami berharap melalui kegiatan Bantengan ini ada langkah nyata Pemkot Malang, agar lapangan bisa di gunakan secara layak dan maksimal oleh warga,” ujar Enik.

Pihak panitia merasa bertanggung jawab untuk segera memperbaiki kerusakan yang terjadi di Lapangan Madyopuro. Mereka berharap agar lapangan dapat kembali digunakan dengan baik, terutama oleh warga dan SSB Porma yang kerap memanfaatkannya.

Selain itu, pihak panitia juga berharap agar Pemerintah Kota Malang dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi Lapangan Madyopuro, sehingga fasilitas umum tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Kegiatan Bantengan yang digelar di Lapangan Madyopuro ternyata berdampak pada kondisi lapangan tersebut. Panitia penyelenggara merasa prihatin dan bertanggung jawab untuk segera memperbaiki kerusakan yang terjadi. Mereka juga telah mencari solusi agar SSB Porma tetap dapat menjalani latihan sepak bola, serta berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota Malang terhadap kondisi Lapangan Madyopuro.

Sumber: Kabarmalang