MALANG – Grup musik asal Malang, Akustikoma, baru saja merilis single terbaru mereka yang berjudul “Negeri Sakkarepmu”. Lagu ini hadir sebagai kritik sosial yang tajam terhadap kondisi sosial-politik di Indonesia.
Diproduksi oleh Gio Production, “Negeri Sakkarepmu” mengangkat isu-isu penting seperti ketidakadilan, penyalahgunaan kekuasaan, dan korupsi yang merajalela di negeri ini. Melalui lirik yang ditulis oleh Yoga BM dan vokal Antok Yunus, lagu ini menyuarakan keresahan masyarakat akan realitas pahit yang kerap diabaikan.
“Lagu ini adalah cermin. Bukan hanya untuk para pemegang kuasa, tapi juga untuk kita semua, agar tidak kehilangan suara dan kesadaran,” tegas Yoga BM, salah satu anggota Akustikoma.
Senada dengan Yoga, Antok Yunus menambahkan bahwa musik adalah medium yang jujur untuk menyampaikan suara rakyat yang tidak boleh padam. “Kami hanya ingin menyampaikan bahwa suara rakyat tidak boleh padam,” ujar Antok.
Meskipun dengan aransemen sederhana, “Negeri Sakkarepmu” mampu menusuk hati pendengarnya. Lagu ini bukan sekadar luapan emosi, melainkan bentuk perlawanan dari Akustikoma terhadap segala bentuk ketidakadilan yang terjadi di negeri ini.
Selain Yoga BM dan Antok Yunus, single “Negeri Sakkarepmu” juga melibatkan musisi-musisi lain seperti Indra Kenatha, Yeyen Gitar, dan Gita Biola. Dengan dukungan One Entertainment Jakarta sebagai publisher, lagu ini akan tersedia di berbagai platform musik digital mulai 28 Juni 2025.
Akustikoma, yang beranggotakan Yoga BM dan Antok Yunus, merupakan grup musik asal Malang yang dikenal dengan kritik sosialnya yang tajam. Melalui “Negeri Sakkarepmu”, mereka kembali menunjukkan kemampuan mereka dalam mengangkat isu-isu penting melalui karya musik.
Bagi Akustikoma, “Negeri Sakkarepmu” bukan sekadar lagu, melainkan sebuah bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan yang terjadi di negeri ini. Mereka berharap lagu ini dapat menjadi cermin bagi semua pihak, baik pemegang kekuasaan maupun masyarakat, agar tidak kehilangan suara dan kesadaran.
Dengan semangat yang kuat dan pesan yang menyentuh, “Negeri Sakkarepmu” diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi musisi-musisi lain untuk terus menyuarakan keresahan masyarakat melalui karya-karya mereka. Akustikoma telah menunjukkan bahwa musik dapat menjadi alat perlawanan yang efektif dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
Bagi penikmat musik di Indonesia, “Negeri Sakkarepmu” merupakan sebuah karya yang wajib untuk didengarkan. Lagu ini tidak hanya menyajikan alunan musik yang indah, tetapi juga menyampaikan pesan yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sumber: Kabarmalang







