BATU – Panggung grand final Putra-Putri Batik Jawa Timur 2025 di Surabaya hari ini, Minggu (27/7), akan menjadi saksi perjuangan dua pemuda berbakat asal Desa Beji, Kecamatan Junrejo. Keduanya, Roby Fajar Kurniawan dan Joko Arif Imam Utomo, membawa nama dan harapan Kota Batu untuk mempromosikan kekayaan batik khas Kota Apel di tingkat provinsi.
Sebelum berangkat ke ajang bergengsi tersebut, Roby dan Joko telah mendapatkan dukungan penuh dan restu dari Pemerintah Kota Batu.
Keduanya diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, dalam sebuah audiensi hangat pada Kamis (24/7) sore lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Wawali Heli Suyanto memberikan semangat dan pesan khusus kepada kedua wakil Kota Batu.
Ia berpesan agar mereka tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga mengemban misi sebagai duta budaya.
“Tunjukkan identitas dan kekayaan budaya kita. Ini momen penting untuk memperkenalkan potensi daerah dan generasi mudanya,” pesan Wawali, menekankan pentingnya mempromosikan motif dan filosofi Batik khas Kota Batu.
Lebih dari sekadar sebuah kompetisi, partisipasi Roby, yang juga menyandang gelar KangNi Kota Batu 2024, dan Joko, yang aktif di TV Desa, diharapkan dapat menjadi percikan inspirasi.
Wawali berharap keberanian mereka tampil di panggung provinsi dapat mendorong anak-anak muda Kota Batu lainnya untuk lebih mencintai dan bangga terhadap budaya lokal.
Kini, harapan seluruh masyarakat Kota Batu tertumpu pada penampilan mereka di UNESA Sawunggaling, Surabaya.
Keikutsertaan keduanya menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Batu siap berkontribusi aktif dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pelestarian warisan budaya.







