MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang mengambil langkah strategis untuk mengatasi disparitas dan meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan. Melalui Dinas Pendidikan, Pemkab Malang secara resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan tiga kabupaten tetangga—Pasuruan, Lumajang, dan Kediri—serta menggandeng Universitas Negeri Malang (UM) sebagai mitra akademis.
Penandatanganan nota kesepakatan ini digelar dalam sebuah acara resmi yang dihadiri oleh Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, di Ruang Rapat Anusapati pada Senin (28/7) pagi kemarin. Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan pemerataan akses dan peningkatan kualitas layanan pendidikan secara terintegrasi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lathifah Shohib menekankan urgensi dari kerja sama lintas daerah ini. Menurutnya, tantangan pendidikan di wilayah perbatasan seringkali memerlukan solusi bersama yang tidak bisa diselesaikan oleh satu pemerintah daerah saja.
“Perjanjian Kerja Sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas, layanan, serta daya saing pendidikan khususnya di wilayah perbatasan. Ini krusial, karena pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk arah peradaban bangsa di masa depan,” ujar Wabup Lathifah.
Keterlibatan Universitas Negeri Malang dalam perjanjian ini dipandang sebagai pilar penting. Perguruan tinggi ternama ini akan berperan dalam memberikan pembinaan dan pendampingan berbasis keilmuan untuk meningkatkan mutu satuan pendidikan, sejalan dengan komitmen Pemkab Malang untuk mengembangkan sekolah-sekolah unggul di jenjang SD dan SMP.
Pemerintah Kabupaten Malang menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen penuh untuk menyukseskan program yang telah disepakati. Wabup Lathifah berharap sinergi ini dapat menjadi model kolaborasi yang efektif dalam dunia pendidikan.
“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat menjadi sinergi kolaboratif yang mampu menyatukan visi kita bersama dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Sehingga akan tercipta generasi penerus yang unggul dan berintegritas demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.







