MALANG – Gema perayaan Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang secara resmi mulai berkumandang. Rangkaian acara akbar ini diawali dengan pembukaan Pasar Rakyat “Mahasraya Singhasari Festival” yang digelar dengan meriah di Pelataran Patung Dwarapala, Singosari, pada Kamis (28/8) petang kemarin.
Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, secara simbolis membuka festival yang menjadi etalase bagi kekayaan budaya dan ekonomi kreatif lokal.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lathifah Shohib menekankan bahwa festival rakyat ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar pusat aktivitas ekonomi. Ia berharap, gelaran ini dapat berfungsi sebagai sebuah ruang publik yang strategis, tempat di mana interaksi sosial terjadi dan semangat persaudaraan antarwarga, baik dari Kecamatan Singosari maupun seluruh Kabupaten Malang, dapat tumbuh semakin erat.
Menurutnya, Mahasraya Singhasari Festival adalah manifestasi nyata dari denyut nadi kreativitas dan semangat gotong royong masyarakat. Panggung yang diisi dengan ragam tarian dan musik, berpadu dengan puluhan stan yang menyajikan kuliner khas, kerajinan tangan, hingga inovasi produk UMKM, semuanya menjadi cerminan kecintaan terhadap akar budaya dan jati diri Kabupaten Malang.
Di hadapan para pelaku usaha dan masyarakat yang hadir, Wabup Lathifah menyampaikan tiga pesan penting.

Pertama, ia tujukan kepada para pelaku seni, budaya, dan UMKM. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang akan selalu memberikan apresiasi dan berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan, memfasilitasi akses pemasaran, agar karya-karya lokal dapat tumbuh dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.
Pesan kedua ia sampaikan kepada seluruh panitia dan penyelenggara. Wabup berpesan agar pelaksanaan festival senantiasa mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan festival ini sebagai acara yang ramah keluarga dan inklusif, dengan memastikan tersedianya fasilitas yang layak bagi para lansia dan penyandang disabilitas.
Pesan ketiga ditujukan kepada seluruh masyarakat dan pengunjung. Ia mengajak semua yang hadir untuk memanfaatkan momen ini sebagai sarana belajar, berinteraksi, dan yang terpenting, mendukung para pelaku usaha lokal. “Setiap rupiah yang anda belanjakan di festival ini akan menjadi dukungan nyata bagi penghidupan keluarga dan pelestarian budaya kita,” tegas Wabup.
Suasana malam pembukaan sendiri berlangsung sangat meriah. Ratusan masyarakat tampak antusias memadati area festival, mengunjungi puluhan stan UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan mereka.
Panggung hiburan rakyat yang menampilkan berbagai atraksi budaya pun tak henti-hentinya menambah semarak suasana.
Mengakhiri sambutannya, Wabup Lathifah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini.
“Semoga Mahasraya Singhasari Festival dapat menjadi sumber kegembiraan, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat jati diri daerah kita,” pungkasnya, menandai dimulainya perayaan hari jadi kabupaten dengan penuh optimisme.







