Zona Malang – Banyaknya penerima bantuan sosial atau Dinsos yang terendus bermain Judu Online (Judol) membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengambil langkah tegas dengan mencoret 186 warga dari daftar penerima bantuan sosial (bansos). Keputusan ini diambil setelah adanya indikasi kuat bahwa dana bantuan tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya, termasuk untuk aktivitas judi online.
Kepala Dinsos Kota Batu, Lilik Fariha, pada Jumat (12/9) mengonfirmasi bahwa pencabutan ini berlaku untuk semua jenis bansos yang diterima oleh individu tersebut, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, hingga jaminan kesehatan.
“Bansos tidak dipergunakan sesuai peruntukannya. Semua bansos akan dihentikan,” kata Lilik menegaskan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan pengawasan agar bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan tepat guna.
Dinsos Kota Batu akan terus melakukan verifikasi dan validasi data penerima secara berkala, sehingga tidak menutup kemungkinan jumlah penerima yang dicoret dapat berubah. Lilik menjelaskan bahwa data bantuan yang bersumber dari APBD Kota Batu juga akan diverifikasi ulang untuk memastikan tidak ada penerima yang masuk dalam daftar 186 orang tersebut.
Meskipun mengambil langkah tegas, Dinsos tidak akan lepas tangan sepenuhnya. Lilik menyatakan bahwa pihaknya akan tetap melakukan program pemberdayaan dan menawarkan pendampingan rehabilitasi bagi para penerima yang terindikasi menyalahgunakan bantuan, khususnya untuk judi online, dengan bekerja sama dengan instansi terkait.
Ke depannya, pengawasan penggunaan bansos tidak akan lagi menjadi tugas pemerintah semata. Dinsos akan menggandeng partisipasi aktif dari masyarakat, serta pemerintah desa dan kecamatan, untuk turut membantu memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukannya.
“Kami juga akan terus mensosialisasikan ketentuan pemerintah terkait penggunaan bansos dan konsekuensi yang harus ditanggung jika terjadi pelanggaran,” tambahnya.
Kebijakan tegas yang diambil oleh Pemkot Batu ini menjadi peringatan penting bagi seluruh penerima bantuan sosial di berbagai daerah.
Hal ini menegaskan bahwa dana bansos yang bersumber dari uang negara ditujukan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan, bukan untuk kegiatan konsumtif apalagi destruktif seperti judi online.
Bagi masyarakat luas, ini adalah sinyal bahwa peran serta dalam mengawasi penyaluran bansos di lingkungan sekitar sangat diharapkan agar bantuan tersebut benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.







