Zona Malang – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menghadiri perayaan tiga momen penting sekaligus di jantung kawasan Kayutangan Heritage pada Minggu (12/10) pagi. Dalam satu acara tasyakuran, De’kajoetangan 1880 merayakan hari jadi pertamanya, meresmikan Mushola Al-Fatah, sekaligus membuka kafe baru mereka, Len Liore Cafe.
Kehadiran Wabup Lathifah, yang disambut langsung oleh pemilik De’kajoetangan 1880, Sumarno, menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap geliat ekonomi kreatif di salah satu koridor wisata utama Kota Malang.
Dalam sambutannya, Wabup Lathifah menyampaikan apresiasi tinggi atas tiga pencapaian tersebut. Ia secara khusus memuji inisiatif penyediaan fasilitas ibadah yang representatif bagi para pengunjung. “Saya juga menyambut baik dengan diresmikannya Mushola Al-Fatah. Semoga keberadaan mushola ini nantinya dapat benar-benar memberikan manfaat yang nyata, dapat dijaga dan dipelihara dengan baik,” ujarnya. Menurutnya, ini adalah langkah penting untuk memberikan pelayanan yang lengkap bagi wisatawan.
Kawasan Kayutangan Heritage sendiri telah menjelma menjadi magnet utama pariwisata Kota Malang. Koridor bersejarah ini berhasil memadukan pesona arsitektur kolonial dengan denyut nadi kehidupan modern melalui kafe, restoran, dan ruang kreatif. Kehadiran bisnis seperti De’kajoetangan 1880 tidak hanya meramaikan, tetapi juga secara aktif merevitalisasi kawasan, menjadikannya destinasi yang hidup sepanjang hari.
Langkah De’kajoetangan 1880 untuk mengintegrasikan fasilitas ibadah di dalam area bisnisnya merupakan sebuah langkah strategis yang patut dicontoh. Di tengah citra kawasan wisata yang seringkali identik dengan hiburan semata, penyediaan mushola yang nyaman dan mudah diakses menjadi nilai tambah yang signifikan.
Hal ini tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual para pengunjung Muslim, tetapi juga memperkuat citra Kayutangan sebagai destinasi wisata yang ramah bagi semua kalangan, selaras dengan tren pariwisata halal yang terus berkembang.
Selain itu, Wabup Lathifah juga memberikan selamat atas pembukaan Len Liore Cafe, yang dinilainya sebagai wujud keseriusan manajemen untuk terus berkembang. Ia pun menitipkan lima pesan kunci bagi manajemen agar bisnisnya dapat terus maju dan menjadi destinasi kuliner unggulan. Pesan tersebut mencakup pentingnya keunikan produk, kualitas pelayanan, konsistensi rasa, legalitas termasuk sertifikasi halal, serta strategi pemasaran digital yang kuat.
“Dengan memperhatikan hal tersebut, saya yakin De’kajoetangan 1880 akan mampu menjadi destinasi wisata kuliner unggulan, tidak hanya dikenal oleh warga Malang Raya, tetapi juga oleh seluruh masyarakat di Indonesia,” pesannya.
Bagi Anda sebagai warga maupun wisatawan, perkembangan di De’kajoetangan 1880 ini menjadi sebuah kabar penting. Ini menandakan bahwa kawasan Kayutangan Heritage terus berbenah untuk memberikan pengalaman yang lebih lengkap dan nyaman.
Peresmian mushola baru memberikan kemudahan bagi Anda untuk tetap menjalankan ibadah di tengah aktivitas berwisata atau nongkrong. Sementara itu, kehadiran kafe baru berarti semakin banyak variasi kuliner yang bisa Anda jelajahi, memperkaya pilihan dan menjadikan setiap kunjungan ke Kayutangan selalu menawarkan sesuatu yang baru.







