Wabup Lathifah Apresiasi Pemuda Berprestasi pada Upacara Sumpah Pemuda di Pendopo Agung

Semangat luar biasa, Wabup Malang memberikan apresiasi kepada pemuda dan pemudi berprestasi di Kabupaten Malang dalam rangka Hari Sumpah Pemuda k ke 97

Malang, Zona Malang – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, memberi apresiasi kepada pemuda-pemudi berprestasi Kabupaten Malang.

Penghargaan diserahkan saat upacara di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (28/10) pagi.

Hadir Ketua DPRD Kabupaten Malang beserta jajaran, Ketua KNPI, para kepala perangkat daerah, Kepala BNN Kabupaten Malang, serta perwakilan SMA Taruna Nusantara.

Sebanyak 23 pemuda penerima penghargaan tercatat berprestasi pada Porprov IX 2025.

Beberapa di antaranya:

  • Fitrotul Maulidia – emas sambo, hadiah Rp40 juta.
  • Azriel Arafi Putra – perak pencak silat, hadiah Rp20 juta.
  • Alamsyah Surya Kencana – perunggu kempo, hadiah Rp10 juta.
  • Rain Anggia Yasmin Syahira – emas sepatu roda, hadiah Rp53,5 juta.
  • Naufal Rachel Abhita – perunggu senam, hadiah Rp15,5 juta.
  • Pacho Andri Satrio – perak hockey, hadiah Rp66,5 juta.

Penghargaan juga diberikan kepada peraih medali di Popda, Peparpeda, dan Forda.

Nama-nama yang diumumkan antara lain:

  • Fadli Adi Jatmiko – perak karate Popda XIV, hadiah Rp3 juta.
  • Neila Elvina Cetta – perunggu renang Popda XIV, hadiah Rp1 juta.
  • Muhammad Zidane Fathoni Arafat – emas Peparpeda II, hadiah Rp5 juta.
  • Muhammad Habbibie Putra Yudha – perunggu Peparpeda II, hadiah Rp1 juta.
  • Baridey Kamamoya – emas Forda II, hadiah Rp5 juta.
  • Natwa Zahra Ramadhani – perak Forda II, hadiah Rp3 juta.

Selain sektor olahraga, penghargaan juga menyasar kategori duta muda dan pemuda berprestasi lainnya.

Dalam amanat upacara, Wabup Lathifah membacakan pesan Hari Sumpah Pemuda dari Menpora Erick Thohir.

Ia mengingatkan spirit 1928: para pemuda “tidak banyak bicara, mereka berani, mereka bersumpah, dan menepatinya.”

“Tugas kita kini berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama, Indonesia harus berdiri tegak, Indonesia tidak boleh kalah,” ucapnya.

Wabup menekankan tantangan zaman yang bergerak cepat tidak boleh membuat gentar.

Ia menyoroti pentingnya pemuda yang jujur, tangguh, dan berani—serta berjiwa patriotik, gigih, dan empatik.

Pesan Presiden turut dikutip: “Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya.”

Di penutup, Wabup Lathifah menyampaikan selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97.

“Mari kita jaga api perjuangan ini. Mari buktikan Indonesia bangsa yang besar—kuat, adil, makmur, dan disegani dunia. Salam Pemuda!”