Zona Malang – Suasana malam pergantian tahun di Kabupaten Malang terasa khidmat dengan digelarnya Istighosah dan Doa Bersama KORPRI. Acara yang berlangsung di Halaman Pendopo Malang, Kepanjen, Rabu (31/12) malam itu dihadiri langsung oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.
Kegiatan ini menjadi ikhtiar batin pemerintah daerah dalam menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh harapan, optimisme, dan keberkahan. Selain itu, doa bersama juga dipanjatkan sebagai bentuk empati dan solidaritas untuk korban bencana banjir di Aceh dan Sumatera, serta mendoakan para korban Tragedi Kanjuruhan.
Harapannya, para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menekankan bahwa pergantian tahun harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan evaluasi bagi aparatur sipil negara.

“Pergantian tahun juga harus dimaknai sebagai sarana evaluasi atas perjalanan pengabdian kita, sekaligus menjadi titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebagai ASN, kita dituntut untuk selalu siap menghadapi tantangan birokrasi yang ke depan akan semakin kompleks,” ujarnya.
Sanusi menambahkan, tuntutan terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel mengharuskan aparatur tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kekuatan spiritual dan karakter moral yang kokoh.
Ia berharap Tahun 2026 menjadi momentum penguatan kualitas pelayanan publik, peningkatan kinerja birokrasi, serta penanaman nilai-nilai spiritual dalam setiap pengabdian.
“Semoga melalui doa dan istighosah ini, Kabupaten Malang senantiasa dianugerahi keamanan, kemajuan, kesejahteraan, serta aparatur yang amanah dan berakhlak mulia,” tandasnya.







