Wakil Bupati Malang Tinjau Potensi Pertanian Kentang di Ngadas Poncokusumo

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib bersama Kemendes PDT meninjau potensi pertanian kentang di Poncokusumo, dorong kesejahteraan petani dan peningkatan produksi nasional.

Zona MalangWakil Bupati MalangDra. Hj. Lathifah Shohib bersama Ketua Tim Investasi Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes PDT, Ibu Ninik, melaksanakan kunjungan potensi pertanian di wilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (20/1) pagi.

Kunjungan diawali di Desa Ngadas, yang dikenal sebagai sentra budidaya kentang. Desa dengan luas wilayah 395 hektar ini memiliki 381 hektar lahan pertanian, mayoritas ditanami kentang sebagai komoditas unggulan.

Produksi Kentang Meningkat Drastis

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Malang meninjau Screen House di Dusun Jak Ijo yang dikelola oleh petani milenial. Screen House ini menghasilkan benih kentang varietas Granula G.0, yang mampu meningkatkan produksi dari rata-rata 7–8 ton per hektar menjadi 15–20 ton per hektar.

Potensi ini dinilai sebagai peluang besar untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Penelitian Tanah di Desa Gubuklakah

Di titik terakhir, rombongan mengunjungi Desa Gubuklakah untuk mengambil sampel tanah. Sampel tersebut akan diteliti oleh tim Kemendes PDT guna memastikan kelayakan lahan untuk pengembangan budidaya kentang di wilayah tersebut.

Dorongan Kesejahteraan Petani

Wabup Lathifah menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk bersama-sama mencari solusi peningkatan kesejahteraan petani.

“Tujuan kami kesini dalam rangka ingin bersama-sama mensejahterakan para petani di Kabupaten Malang. Bersama Ketua Tim Investasi Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, kita pikirkan bagaimana potensi pertanian kentang ini dapat semakin lebih baik lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebutuhan kentang dalam negeri saat ini baru terpenuhi sekitar 3%. Dengan kondisi geografis Kabupaten Malang yang mendukung, peluang pengembangan kentang di wilayah ini sangat besar.

“Peluang ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin mengingat potensi pertanian Kabupaten Malang yang mendukung dan kondisi geografis yang memadai,” tandasnya.

Harapan Ke Depan

Di akhir sambutannya, Wabup Malang berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Kemendes PDT.

“Semoga pertemuan ini akan terus bersambung dan membawa manfaat nyata bagi para petani di Kecamatan Poncokusumo dan Kabupaten Malang pada umumnya,” pungkasnya.

Kesimpulan

Kunjungan Wakil Bupati Malang bersama Kemendes PDT menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pertanian kentang sebagai komoditas unggulan. Dengan dukungan teknologi benih modern, penelitian lahan, dan kolaborasi lintas lembaga, Kabupaten Malang diharapkan mampu menjadi pusat produksi kentang nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.