Zonamalang.com – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib menghadiri Pagelaran Seni Wayang Kulit dalam rangka Bersih Dusun Wiloso, Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Senin (4/5) malam. Kehadiran Bu Nyai Lathifah, sapaan akrabnya, menjadi momen penting dalam acara pelestarian budaya yang digelar masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Malang berkesempatan menyerahkan gunungan secara berurutan dari panitia dan kepala desa, yang kemudian dilanjutkan kepada Ki Dalang Gondo Buwono. Penyerahan gunungan ini menandai dimulainya pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang dinanti-nantikan warga.
“Merupakan suatu kebanggaan bagi saya, malam ini, saya hadir mewakili Bapak Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M dalam acara rangkaian Bersih Dusun Wiloso, Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir. Pada kesempatan ini, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif,” jelas Bu Nyai Lathifah dalam sambutannya.
Wabup Malang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata. Menurutnya, pagelaran wayang kulit dalam rangkaian bersih dusun merupakan wujud nyata gotong royong, kepedulian terhadap tradisi, serta semangat menjaga warisan budaya leluhur yang harus terus dilestarikan.
Kekompakkan panitia dan antusiasme warga yang hadir pada malam itu diakui Lathifah Shohib sebagai kekuatan besar yang patut menjadi kebanggaan bersama. Ia menilai rangkaian bersih dusun yang dipuncaki dengan pagelaran seni wayang kulit memiliki nilai yang sangat penting bagi masyarakat.
“Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga mampu mempererat persaudaraan dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap wilayah kita. Oleh karena itu, ke depan saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan lebih baik lagi,” harap Bu Nyai Lathifah.
Kegiatan Bersih Dusun Wiloso yang digelar di Desa Gondowangi ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana masyarakat Kabupaten Malang masih menjaga tradisi dan budaya lokal. Pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang dibawakan Ki Dalang Gondo Buwono menjadi puncak acara yang menghibur sekaligus sarat makna filosofis.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Malang terhadap kegiatan pelestarian budaya seperti ini diharapkan dapat terus mendorong masyarakat untuk aktif menjaga warisan leluhur. Kehadiran Wabup Malang dalam acara tersebut juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan yang berbasis kearifan lokal.







