Zonamalang.com – Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian khusus kepada kelompok lanjut usia. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si, saat menghadiri kegiatan senam lansia yang digelar Yayasan Gerontologi Abiyoso pada Minggu pagi (10/5) di Lapangan Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis.
Kegiatan senam lansia tribulanan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan menyambut peringatan Hari Lanjut Usia yang ke-30 pada tahun 2026. Acara ini mengangkat tema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat, Kabupaten Malang Hebat” yang sarat akan makna mendalam tentang posisi strategis para lansia dalam pembangunan daerah.
Lansia Sebagai Pilar Pembangunan Generasi
Dalam kesempatan tersebut, pejabat tertinggi di lingkungan Pemkab Malang ini menekankan bahwa para lanjut usia seharusnya tidak dipandang sebagai beban masyarakat. Sebaliknya, mereka merupakan aset berharga yang menjadi sumber keteladanan, gudang pengalaman, serta penjaga nilai-nilai luhur kehidupan bagi generasi mendatang.
“Sejarah keluarga dibangun di atas pundak para lansia. Generasi-generasi yang kini menjadi pemimpin, pendidik, petani, pedagang, aparat, hingga penggerak pembangunan bangsa, lahir dari tangan mereka,” ungkap Sekda dalam sambutannya.
Komitmen Pembangunan Inklusif
Budiar Anwar menegaskan bahwa memberikan perhatian kepada lansia bukan semata-mata wujud kepedulian sosial. Lebih dari itu, hal tersebut merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi yang telah mereka berikan sepanjang hidup.
Pemkab Malang, lanjutnya, terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif dan ramah terhadap seluruh kelompok usia, khususnya para lanjut usia. Tujuannya adalah memastikan para lansia di wilayah Kabupaten Malang dapat menikmati masa tua dengan kondisi sehat, produktif, mandiri, dan penuh kebahagiaan.
Senam Lansia: Lebih dari Sekadar Olahraga
Sekda Malang juga menyoroti pentingnya kegiatan senam lansia yang rutin digelar. Menurutnya, aktivitas ini bukan hanya sekadar kegiatan olahraga bersama semata. Kegiatan tersebut memiliki fungsi yang jauh lebih luas sebagai sarana menjaga kebugaran fisik, memperkuat kesehatan mental, mempererat hubungan sosial, sekaligus membangun semangat hidup yang positif.
“Semangat inilah yang harus terus kita jaga. Usia memang terus bertambah, namun semangat untuk menjalani hidup sehat dan bahagia harus tetap berkobar,” tegas Budiar.
Martabat Bangsa Tercermin dari Perlakuan terhadap Lansia
Di penghujung sambutannya, Sekda Kabupaten Malang menyampaikan pesan penting terkait momentum menjelang Hari Lanjut Usia ke-30 tahun 2026. Ia berharap peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat bahwa kemajuan suatu daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik.
“Kemajuan sejati terletak pada sejauh mana masyarakat mampu menghormati dan memuliakan para lansia. Saat lansia hidup sehat, dihargai, dan mendapat perawatan yang layak, di situlah martabat bangsa sesungguhnya terjaga,” tutup Sekda Kabupaten Malang.
Kegiatan senam lansia tribulanan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dan masyarakat terhadap kesejahteraan para lanjut usia di Kabupaten Malang.







