Kabupaten Malang Jalin Kerja Sama Smart City dengan Korea Untuk Menuju Indonesia Emas 2045

Pemkab Malang gandeng Green Blue Consortium Korea Selatan kembangkan teknologi AI dan Digital Twin untuk transformasi smart city menuju Indonesia Emas 2045.

Zonamalang.com – Langkah strategis menuju era digital semakin nyata di Kabupaten Malang. Pemerintah daerah setempat resmi menjalin kolaborasi internasional dengan delegasi Green Blue Consortium asal Korea Selatan untuk menghadirkan sistem teknologi pintar terintegrasi berbasis KNPU.

Pertemuan bersejarah ini digelar di Peringgitan Pendopo Kabupaten Malang pada Senin siang, 11 Mei. Kepala daerah Drs. H. M. Sanusi, M.M. didampingi Sekda Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si. menerima langsung kedatangan tim dari negeri ginseng tersebut.

Turut hadir dalam agenda penting ini sejumlah pejabat eselon dua lingkup Pemkab Malang, pimpinan Green Blue Consortium Korea, serta Ketua HIPMI Kabupaten Malang yang memberikan dukungan penuh terhadap program kemitraan ini.

Apresiasi Tinggi untuk Kolaborasi Strategis

Sanusi menyatakan rasa terima kasih mendalam atas kepercayaan yang diberikan konsorsium asal Republik Korea tersebut. Menurutnya, terpilihnya wilayah Malang sebagai pilot project skala internasional ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus tanggung jawab besar.

“Ini adalah peluang emas untuk memperkuat sinergi lintas lembaga dan mempercepat penerapan teknologi pintar di daerah kita,” tegas kepala daerah dalam arahannya.

Teknologi Canggih untuk Tata Kelola Modern

Rangkaian inovasi yang akan diimplementasikan mencakup kecerdasan buatan atau AI, sistem kembar digital (Digital Twin), hingga manajemen lalu lintas cerdas (Intelligent Traffic Management). Ketiga pilar teknologi ini diprediksi mampu mengubah wajah birokrasi dan pelayanan publik secara fundamental.

Penerapan solusi digital tersebut ditargetkan dapat meningkatkan responsivitas pemerintah dalam melayani masyarakat, memperkuat aspek keamanan wilayah, serta menciptakan mobilitas yang lebih tertib dan terukur.

Dukung Kebijakan Berbasis Data Real-Time

Bupati menegaskan bahwa kehadiran teknologi monitoring dan kontrol terintegrasi ini bukan sekadar modernisasi infrastruktur. Lebih dari itu, sistem ini akan menyediakan data akurat secara langsung yang sangat krusial untuk pengambilan keputusan strategis.

“Dengan informasi yang presisi dan tersaji secara real-time, kami dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan efisien dalam operasional pemerintahan,” jelasnya.

Sinergi Kementerian untuk Smart City 2045

Program ambisius ini mendapat dukungan penuh dari tingkat pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Lingkungan Hidup. Kolaborasi multi-pihak ini dirancang untuk menyelaraskan visi Kabupaten Malang dengan roadmap besar Smart City Indonesia yang ditargetkan rampung pada 2045.

Integrasi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, dan mitra internasional diharapkan menciptakan ekosistem digital yang kokoh dan berkelanjutan.

Instruksi Koordinasi Maksimal

Dalam penutup arahannya, Sanusi memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala OPD untuk memfasilitasi program ini secara optimal. Mulai dari sesi presentasi teknis hingga observasi langsung ke lokasi, semua tahapan harus berjalan dengan koordinasi yang solid.

“Saya berharap kerja sama ini menjadi fondasi kuat bagi hubungan bilateral Indonesia-Korea Selatan yang produktif dan berkesinambungan di masa mendatang,” pungkas Bupati Malang.

Proyek demonstrasi sistem pintar ini diproyeksikan menjadi model percontohan bagi daerah lain di Indonesia yang tengah bersiap memasuki era transformasi digital menyeluruh.