Zonamalang.com – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan meresmikan Satuan Pangan Prabowo-Gibran (SPPG) yang ke-223 dari total 274 unit yang direncanakan. Peresmian dilakukan melalui peletakan batu pertama oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., di lokasi pembangunan Jalan Raya Talangsuko, Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, pada Jumat pagi (15/5).
Fasilitas dapur umum ini dibangun oleh Yayasan Peduli Berkah Nusantara dan diberi kode SPPG Turen #006 Talangsuko Turen. Kehadiran SPPG baru ini menandai pencapaian signifikan dalam implementasi program unggulan Presiden Prabowo di tingkat daerah.
Dukungan Penuh Pemkab Malang
Dalam sambutannya, Abah Sanusi—panggilan akrab untuk Bupati Malang—menyatakan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pembangunan dapur umum tersebut. Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Irjen. Pol. (Purn.) Iman Prijantoro, S.H. yang menjabat sebagai Wakil Ketua Pelaksana Gugus Tugas MBG Polri.
Turut hadir pula Wakapolres Malang, pimpinan Yayasan Peduli Berkah Nusantara, Wakil Ketua Satgas MBG Kabupaten Malang, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Malang, Ketua HIPMI Kabupaten Malang, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Turen.
Cakupan Program Hampir 90 Persen
“Syukur alhamdulillah, kehadiran kita pagi ini dalam rangka peletakan batu pertama SPPG yang dibangun Yayasan Peduli Berkah Nusantara. Dengan SPPG ini, kami telah melayani 507 ribu lebih penerima manfaat, atau hampir 90 persen dari target,” ungkap kepala daerah tersebut.
Abah Sanusi menyampaikan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program andalan Presiden Prabowo ini. Program MBG dirancang untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi anak sekolah, mulai dari balita hingga siswa SMA, bahkan mencakup ibu menyusui dan lansia.
Standar Operasional Harus Dipatuhi
Bupati Malang memberikan arahan tegas kepada seluruh pengelola SPPG di wilayahnya agar menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan ketat, khususnya dalam hal pemenuhan standar gizi bagi para penerima manfaat.
Harapan besar disampaikan kepada Yayasan Peduli Berkah Nusantara agar SPPG yang baru diresmikan ini dapat menjadi percontohan bagi unit-unit SPPG lainnya di Kabupaten Malang. Dengan demikian, tujuan mulia dari program Presiden Prabowo untuk menghadirkan asupan makanan bergizi dapat terwujud secara optimal.
SPPG Binaan Polri Tunjukkan Kinerja Terbaik
Abah Sanusi mengungkapkan bahwa dari tiga SPPG binaan Polri yang beroperasi di Kabupaten Malang, ketiganya menunjukkan kinerja pelaporan yang sangat baik. Bahkan, salah satu SPPG di Kecamatan Pakis berhasil meraih predikat terbaik se-Indonesia.
“Di SPPG Pakis, setiap hari menu yang akan disajikan ditampilkan dalam bentuk video. Para petugas terlebih dahulu mencicipi makanan sebelum disajikan kepada penerima manfaat. Video menu tersebut juga dibagikan ke grup penerima manfaat,” jelas Bupati Malang.
Sistem yang diterapkan juga memungkinkan penerima manfaat untuk mengajukan permintaan menu alternatif apabila anak didik mereka tidak cocok dengan menu yang telah disiapkan. Mekanisme ini bertujuan memastikan setiap hidangan yang disajikan dapat diterima dengan baik oleh para penerima manfaat, sehingga tujuan pemenuhan gizi dapat tercapai secara maksimal.







