Zonamalang.com – Kabar terbaru dari kegiatan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib terbaru adalah dimana dia menghadiri sebuah upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) 2/YBH/2 Kostrad, dari Letkol Ckm dr. Ucok Harianto Gumarang Urat, Sp. Rad., R. I. (K)., kepada Letkol Ckm dr. david Marlynson Purba, M. Ked (Surg)., Sp. B., M. Tr. Mil..
Acara ini dilaksanakan di Markas Yonkes 2 Kostrad, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, pada Senin (8/6) pagi. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran TNI, Forkopimda, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Hal ini menjadikan kehadiran daripada Wakil Bupati Malang menjadi salsah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Malang terhadap proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI, khususnya Divisi Infanteri 2 Kostrad. Dalam serah terima jabatan, membuat momentum ini menjadi bagian dari pembinaan organisasi sekaligus upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kinerja satuan.
Dalam sambutaknnya, Dra. Hj. Lathifah Shohib memberikan apresiasi atas dedikasi pejabat lama serta mengucapkan selamat kepada pejabat baru yang menerima amanah sebagai Danyonkes 2/YBH/2 Kostrad. Beliau berharap kepemimpinan yang baru mampu melanjutkan berbagai capaian positif dan semakin memperkuat peran Yonkes 2 Kostrad dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan, pelayanan kesehatan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Menurtu Wabup Malang, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah. Karena itu, kolaborasi yang telah terjalin dengan baik selama ini diharapkan terus diperkuat demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Malang.
Upacara sertijab ditandai dengan rangkaian tradisi militer dan penyerahan tongkat komando sebagai simbol estafet kepemimpinan. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi komitmen Yonkes 2/YBH/2 Kostrad untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme prajurit, serta kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.







