Usai Pesta Miras, 1 Mahasiswa Unitri Tewas Dikeroyok di Belakang UMM

Zona Malang – Aksi pengeroyokan terjadi di belakang kampus UMM, korban KM (25) yang merupakan salah satu mahasiswa University of Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang ditemukan tengkurap meninggal pada Minggu 25 Juni 2023 dini hari.

Dari informasi yang diterima, korban berasal dari NTT, sebelum kejadian sempat berada disalah satu kafe di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

KM diketahui sedang berpesta merayakan kelulusan kakak kelasnya bersama teman-temanya yang diduga juga meminum minuman keras (miras), namun saat korban hendak meninggalkan tempat, korban teriaki oleh sekelompok orang.

Aksi saling cekcok-pun tidak terhindarkan, aksi pertengkaran ini berujung pada perkelahian dan korban ditusuk oleh salah satu orang.

Mengetahui kondisi temanya yang sedang tengkurap bersimpah darah, teman-teman korban tidak terima dan mengejar pelaku yang telah kabur.

Jasad korban ditemukan satpam sekitar pukul 02.09 WIB dini hari dan dilaporkan ke Polsek Karangploso.

Salah satu saksi mata Ilham mengatakan, jika korban merupakan mahasiswa asal NTT awalnya cekcok dengan kelompok orang di salah satu kafe di Desa Tegalgondo, Karangploso, Malang.

“Saat saya lihat di sana (kafe) sudah ramai semua. Marah-marah semua. Ada sekitar empat sampai lima orang anak yang saya duga berasal dari NTT,” kata Ilham, Minggu 25 Juni 2023 kepada awak media.

Sementara itu, dilokasi juga nampak bangunan kafe itu mengalami rusak parah. Pintu kafe serta pintu masuk dan jendela rusak. Satu unit sepeda motor juga terlihat rusak terkena amukan massa.

Kapolsek Karangploso Iptu Bambang Subinanjar mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi adanya kerusuhan yang berujung korban meninggal dari satpam UMM.

“Awalnya info dari security belakang UMM itu melihat jenazah korban dan kemudian dilaporkan ke kami,” ujar Bambang.

Setelah menerima laporan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi di tempat penemuan korban juga telah terpasang.

Sementara itu, jenazah KM langsung dibawa menuju RSSA Malang untuk penanganan lebih lanjut.

“Jenazah kondisi tengkurap di tembok belakang UMM pas saat ditemukan. Setelah petugas datang langsung dievakuasi ke RSSA Malang,” ujar dia.