Zona Malang – Jumlah mahasiswa baru yang masuk Program Magister dan Doktor Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, pada tahun 2023 cukup signifikan, mencapai 1.793 orang. Namun, jika dibandingkan dengan jumlah mahasiswa S1 UB yang mencapai 15.488 orang, proporsi mahasiswa pascasarjana hanya sekitar 11,6 persen.
Hal ini menunjukkan bahwa masih ada kesenjangan yang signifikan antara mahasiswa pascasarjana dan mahasiswa S1 di UB.
Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya (SPUB), Prof. Dr. Moh. Khusaini, SE, M.Si, MA, mengungkapkan hal ini saat acara Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (ORDIK) bagi mahasiswa baru Program Magister dan Doktor UB.
Dalam acara tersebut, Prof. Khusaini juga menjelaskan bahwa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) merupakan fakultas yang paling banyak menerima mahasiswa pascasarjana tahun ini.
Rincian jumlah mahasiswa baru di beberapa fakultas dan sekolah pascasarjana UB adalah sebagai berikut:
- Sekolah Pascasarjana UB: 156 mahasiswa
- Fakultas Hukum: 205 mahasiswa
- FEB: 232 mahasiswa
- Fakultas Ilmu Administrasi: 172 mahasiswa
- Fakultas Pertanian: 228 mahasiswa
- Fakultas Peternakan: 113 mahasiswa
- Fakultas Teknik: 168 mahasiswa
- Fakultas Kedokteran: 104 mahasiswa
- FPIK: 34 mahasiswa
- FMIPA: 145 mahasiswa
- FTP: 60 mahasiswa
- FISIP: 80 mahasiswa
- FIB: 17 mahasiswa
- Filkom: 41 mahasiswa
- Fikes: 38 mahasiswa
Total mahasiswa baru tahun 2023 mencapai 1.793 orang. Namun, proporsi ini masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah mahasiswa S1 di Universitas Brawijaya. Hal ini menjadi tantangan bagi pimpinan dan unsur perguruan tinggi UB untuk meningkatkan minat mahasiswa untuk melanjutkan studi pascasarjana.
Prof. Khusaini juga mencatat bahwa secara nasional, SDM Indonesia masih didominasi oleh lulusan sekolah dasar, sementara jumlah yang melanjutkan studi S2 dan S3 sangat sedikit.
Hal ini menjadi tugas bersama sebagai institusi dan lembaga pendidikan tinggi untuk meningkatkan jumlah lulusan program magister dan doktor, serta meningkatkan kualitas mereka agar dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi bangsa.
Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., mengharapkan peningkatan jumlah mahasiswa pascasarjana di setiap fakultas.
Dia juga menekankan bahwa mahasiswa S2 harus sadar bahwa mereka memiliki peran penting dalam mengembangkan penelitian, pengetahuan baru, dan inovasi, bukan hanya mengikuti alur pendidikan seperti mahasiswa S1.
Acara ORDIK ini juga menghadirkan beberapa narasumber, termasuk Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramliyanto, SP, MP, untuk memberikan motivasi dan arahan kepada mahasiswa pascasarjana baru UB.***







