Zona Malang, MALANG – Dalam tindakan yang tegas, personel gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Nasional mengambil langkah pada Sabtu, 26 Agustus 2023, dengan membubarkan dua lokasi judi sabung ayam terbesar di wilayah Singosari, Kabupaten Malang.
Tindakan keras ini dilakukan sebagai respons terhadap aduan dari masyarakat, yang semakin khawatir dengan dampak negatif dari operasi perjudian sabung ayam yang telah berlangsung lama di daerah tersebut.
Kapolres Malang, Inspektur Ahmad Taufik, mengungkapkan bahwa total 247 personel gabungan berpartisipasi dalam operasi pembongkaran ini.
Mereka bekerja sama dengan Satuan Polisi Militer Angkatan Udara di Lanud Abdulrachman Saleh, Divisi 2 Kostrad, Batalyon II B Pelopor Ampeldento, Polres Malang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Banser, Kokam, dan tokoh-tokoh agama setempat dari Kecamatan Singosari.
“TNI-Polri bersama dengan berbagai wakil masyarakat melakukan penataan ulang terhadap praktik judi sabung ayam di Kecamatan Singosari,” tegas Inspektur Taufik saat ditanya di Polres Malang pada Sabtu, 26 Agustus 2023 seperti pada laporan beritajatim.com.
Pembongkaran lokasi judi sabung ayam yang telah lama menjadi sorotan tersebut terletak di pasar hewan Desa Dengkol dan Dusun Songsong, Kelurahan Ardimulyo, Kecamatan Singosari.
Ketika petugas gabungan tiba di lokasi, tidak ada aktivitas yang terlihat. Mereka hanya mengamankan berbagai peralatan judi, termasuk buku catatan, arena sabung ayam, dan 14 ekor ayam yang digunakan dalam kegiatan ilegal tersebut.
Selain mengamankan peralatan judi, pihak berwenang juga melanjutkan dengan membongkar dan meruntuhkan semua struktur yang digunakan untuk kegiatan judi sabung ayam.
Pendekatan ini diambil untuk mencegah lokasi tersebut digunakan kembali untuk aktivitas ilegal serupa di masa mendatang.
Sebagai langkah pencegahan lebih lanjut, kepolisian memasang spanduk larangan judi di kedua lokasi tersebut.
“Kami telah menempatkan spanduk-spanduk ini di lokasi, dengan tujuan menyampaikan pesan yang jelas kepada para pelaku judi dan masyarakat lokal, serta mendorong mereka untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang merugikan ini,” jelas Taufik.
Operasi gabungan ini mendapat dukungan luas dari masyarakat lokal yang sudah lama merasa khawatir dengan praktik judi sabung ayam.
Tindakan tegas ini merupakan langkah konkret dari penegak hukum untuk menjaga ketertiban dan moralitas di Kabupaten Malang.
Taufik mengajak masyarakat untuk tetap aktif dalam melaporkan segala aktivitas ilegal kepada pihak berwenang agar bisa segera ditindaklanjuti.
Dengan kerja sama yang kuat antara TNI, Polri, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Malang akan terbebas dari praktik judi yang merusak nilai-nilai moral dan kesejahteraan sosial.
“Komitmennya dari TNI dan Polri dalam memberantas penyakit-penyakit masyarakat serta menjaga ketenangan di Kabupaten Malang tidak berubah. Jika Anda menemui praktik serupa, laporkan kepada kami dengan segera,” pungkas Taufik.







