Malang, Zona Malang – Sebuah insiden tragis kecelakaan yang merenggut 1 korban meninggal terjadi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Minggu malam (24/9/2023), saat sebuah unit pikap yang membawa konsumsi di acara karnaval parade sound system, tak terkendali dan menabrak sejumlah peserta karnaval yang berjalan kaki. Akibat peristiwa tersebut, satu peserta tewas dan enam lainnya luka-luka.
Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut seharusnya melibatkan belasan peserta, namun akhirnya dihentikan sekitar pukul 23.37 WIB menurut Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis Juwita, hanya empat peserta karnaval yang berhasil mencapai garis finish.
Menurut informasi yang dihimpun Zona Malang, pikap Grand Max yang menjadi biang keributan itu dikemudikan oleh Ustadi (63), warga setempat. Pikap tersebut bertugas membawa konsumsi bagi peserta karnaval yang diramaikan oleh musik dari truk sound system.
“Setibanya di lokasi kejadian, mobil pikap lepas kendali dan searah di depannya ada tujuh pejalan kaki. Karena jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrakan dari belakang. Kondisi jalan menurun,” terang Kasat Lantas Polres Malang AKP Agnis.
Satu korban yang meninggal di lokasi kejadian akibat luka di bagian kepala dikenali sebagai RS (14), siswa SMP Asal Desa Kedungrejo. Sementara itu, enam korban yang lain, termasuk seorang bocah lelaki berusia 5 tahun, saat ini sedang menjalani perawatan di RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
Unit Gakkum Sat Lantas Polres Malang telah mengolah lokasi kejadian dan saat ini sopir pikap itu sedang menjalani pemeriksaan.
“(Satu) korban meninggal di lokasi kejadian, karena mengalami luka di bagian kepala. Enam korban luka sudah mendapatkan perawatan di RSSA. Untuk sopir, saat ini sedang kita lakukan pemeriksaan,” ungkap Agnis.
Karnaval ini, yang digelar oleh Pemerintah Desa Kedungrejo untuk memperingati Hari Besar Nasional (17 Agustus) sejak pukul 9 pagi, menggunakan Jalan Raya Kedungrejo dan harus berakhir dengan tragedi.***







