Zona Malang – Malang, 3 Oktober 2023 – Kebosanan dalam pekerjaan adalah masalah umum yang dapat memengaruhi kesejahteraan karyawan dan produktivitas perusahaan.
Namun, seorang ahli psikologi, Devina Andriany MPsi, dari Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), memberikan solusi untuk mengatasi kebosanan kerja.
Menurut Devina, kebosanan di tempat kerja seringkali muncul ketika tugas-tugas pekerjaan menjadi kurang menantang. Ini berbeda dengan burnout, yang merupakan kondisi stres berat yang disebabkan oleh pekerjaan dan memiliki dampak yang lebih serius.
Tanda-tanda awal burnout meliputi kelelahan ekstrem, kehilangan motivasi, dan gejala fisik.
Untuk mengatasi kebosanan, Devina menyarankan penambahan tugas yang lebih menantang, menyelaraskan minat pribadi dengan pekerjaan, mencari tantangan baru, atau mengembangkan keterampilan baru.
Mindfulness dapat membantu fokus pada tugas, dan menetapkan tujuan yang jelas dapat meningkatkan semangat.
Devina juga mencatat bahwa kebosanan bisa menjadi motivasi untuk membuat perubahan pada pekerjaan. Merayakan keberhasilan kecil juga dapat membantu mengatasi kebosanan.
Sementara itu, mengatasi burnout memerlukan manajemen stres dan self-care. Untuk menghindarinya, penting untuk merawat kesejahteraan fisik dan mental.
Devina menekankan bahwa solusi ini bukan hanya tanggung jawab karyawan, tetapi juga organisasi perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.
Ketika karyawan dan perusahaan berkolaborasi dalam mengatasi masalah kebosanan dan burnout, ini akan memberikan dampak positif pada kesejahteraan karyawan dan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.***







