BMKG menggelar acara bertajuk “Doa Bersama BMKG: Bersyukur di Tahun 2024 dan Diberikan Kemudahan di Tahun 2025” di Auditorium BMKG Pusat, Jakarta. Acara ini tidak hanya menjadi ajang syukur atas pencapaian yang diraih sepanjang tahun 2024, tetapi juga sebagai momen refleksi untuk merencanakan langkah-langkah perbaikan di tahun yang akan datang. Dalam kesempatan ini, Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, hadir untuk memberikan tausiyah dengan tema “Refleksi 2024 dan Menyongsong Tahun 2025 guna Memperkuat Keimanan untuk Mewujudkan BMKG dan Indonesia Emas 2045.”
Dalam sambutannya, Plt. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menekankan pentingnya acara ini sebagai lebih dari sekadar rutinitas. “Doa bersama ini adalah momen krusial bagi kita untuk merenungkan perjalanan yang telah dilalui selama tahun 2024. Mari kita jadikan tahun 2025 sebagai peluang untuk memperbaiki kekurangan, memperkuat silaturahim, dan meningkatkan komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Dwikorita dengan penuh semangat.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam tausiyahnya, mengajak semua yang hadir untuk merenungkan makna spiritual dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. “Keimanan yang kokoh adalah landasan utama dalam perjalanan kita. Dengan memperkuat iman, kita tidak hanya siap menghadapi berbagai tantangan, tetapi juga memperkuat langkah menuju BMKG dan Indonesia yang lebih unggul di masa depan,” jelasnya, menekankan pentingnya sinergi antara spiritualitas dan profesionalisme.
Acara ini dihadiri oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan BMKG, pegawai, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait, yang semuanya menyimak dengan seksama siraman rohani yang disampaikan. “Mari kita tutup tahun 2024 dengan kesadaran dan evaluasi diri yang mendalam. Kita harus merenungkan apa yang telah kita lakukan untuk alam ini dan berkomitmen untuk menjaga keseimbangannya,” tambah Nasaruddin, mengajak semua untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan.
Sebagai penutup, acara ini diwarnai dengan pembacaan doa tutup tahun yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI. Dalam suasana haru, doa dipanjatkan untuk memohon ampunan atas segala kekurangan di tahun 2024 dan keberkahan untuk tahun yang akan datang. “Semoga di tahun 2025, kita semua diberikan kemudahan dan kekuatan untuk menjalankan amanah dengan lebih baik,” pungkasnya, menutup acara dengan penuh harapan dan optimisme.







