MALANG, Zona Malang – Upaya Menjaga Kesehatan Pekerja Pasar, Puskesmas Jajag Banyuwangi Gelar Sosialisasi UKK
Sabtu, 8 Maret 2025 – Puskesmas Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, kembali menggelar sosialisasi Upaya Kesehatan Kerja (UKK) di Kantor Pasar Daerah (Pasda) Jajag. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah kecelakaan kerja serta meningkatkan kesadaran akan kesehatan bagi pekerja sektor informal, khususnya para pedagang dan karyawan pasar.
Kepala Puskesmas Jajag, dr. Andi Santoso, menjelaskan bahwa UKK menjadi langkah preventif untuk mendekatkan layanan kesehatan bagi para pekerja pasar. “Kami ingin memastikan bahwa para pekerja pasar, baik pedagang maupun karyawan, mendapatkan perhatian kesehatan yang memadai,” ujarnya.
Dalam sosialisasi ini, tim Puskesmas Jajag menyampaikan berbagai informasi terkait risiko kesehatan yang sering dihadapi oleh pekerja pasar. Mulai dari paparan debu, polusi udara, cedera akibat kecelakaan kerja, hingga masalah kesehatan mental yang dapat timbul karena tekanan pekerjaan.
“Kami menyadari bahwa para pekerja pasar rentan terhadap berbagai risiko kesehatan. Oleh karena itu, kami ingin membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga kesehatan diri,” tambah dr. Andi.
Selain memberikan pemaparan, tim Puskesmas Jajag juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta sosialisasi. Pemeriksaan ini meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah, dan indeks massa tubuh. Peserta yang memiliki hasil pemeriksaan di luar batas normal akan diarahkan untuk mendapatkan konsultasi dan tindak lanjut lebih lanjut.
Salah satu peserta sosialisasi, Siti Khoiriyah, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Saya merasa lebih paham tentang pentingnya menjaga kesehatan di tempat kerja. Selama ini, kami sering mengabaikan masalah kesehatan karena kesibukan berjualan. Semoga ke depan, kami bisa lebih memperhatikan diri,” ujar Siti, yang berprofesi sebagai pedagang sayur di Pasar Jajag.
Tidak hanya memberikan edukasi, Puskesmas Jajag juga berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses oleh pekerja pasar. Hal ini termasuk penambahan jadwal kunjungan rutin ke Pasar Jajag, serta penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan yang dibutuhkan.
“Kami ingin menjadikan Pasar Jajag sebagai model untuk pengembangan UKK di pasar-pasar lain di Banyuwangi. Dengan kolaborasi yang baik antara Puskesmas, Pemerintah Daerah, dan para pekerja pasar, kami yakin dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” pungkas dr. Andi.
Kegiatan sosialisasi UKK di Pasar Jajag merupakan salah satu upaya Puskesmas Jajag dalam mewujudkan program Desa/Kelurahan Sehat. Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh pekerja pasar di Banyuwangi.







