Jakarta – Kabar baik bagi para pekerja di Indonesia! Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa tunjangan hari raya (THR) untuk pekerja swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus diberikan selambat-lambatnya tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Kepastian tersebut disampaikan Prabowo dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (10/3). Ia meminta seluruh pihak terkait memastikan pencairan THR tepat waktu demi mendukung kelancaran persiapan Lebaran bagi para pekerja.
“Saya meminta agar pemberian THR bagi pekerja swasta, BUMN, dan BUMD diberikan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya Idulfitri. Ini adalah hak pekerja yang harus dipenuhi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Prabowo.
Bonus Hari Raya bagi Ojol dan Kurir Online
Tak hanya bagi pekerja sektor formal, Prabowo juga memberikan perhatian khusus kepada pekerja di sektor transportasi daring dan logistik. Ia meminta perusahaan yang menaungi para pengemudi ojek online (ojol) dan kurir untuk turut memberikan bonus hari raya.
“Tahun ini, pemerintah menaruh perhatian khusus kepada pengemudi dan kurir online yang telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung pelayanan transportasi dan logistik di Indonesia. Saya meminta perusahaan yang menaungi mereka agar memberikan bonus hari raya,” ungkap Prabowo.
Langkah ini disebut sebagai bentuk apresiasi atas peran besar pengemudi dan kurir online dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat serta distribusi barang di seluruh Indonesia. Presiden berharap kebijakan ini bisa membantu mereka menikmati suasana Lebaran dengan lebih baik.
Harapan Prabowo: Semua Pekerja Bisa Rayakan Lebaran dengan Tenang
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal kebijakan ini agar para pekerja, baik di sektor formal maupun non-formal, bisa merasakan manfaatnya. Ia pun meminta Kementerian Ketenagakerjaan untuk segera merinci kebijakan ini agar dapat diterapkan secara efektif.
“Semoga dengan kebijakan ini, para pengemudi online dapat menikmati libur, mudik, dan merayakan Idulfitri dalam keadaan yang baik. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan kesejahteraan para pekerja di berbagai sektor,” pungkasnya.
Langkah Prabowo ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Para pekerja berharap kebijakan tersebut dapat terealisasi dengan baik dan benar-benar membantu mereka dalam menghadapi momen Lebaran dengan lebih tenang dan sejahtera.







