MALANG – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas di kalangan generasi muda, Satlantas Polres Jember bersama Satbinmas Polda Jatim menggelar kegiatan “Pondok Pesantren Road Safety” di Pondok Pesantren Islam Bustanul Ulum, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ruwatan Lantas yang diinisiasi oleh Ditlantas Polda Jatim Mahameru Lantas. Melalui program ini, pihak kepolisian bertujuan untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas sejak dini kepada para santri di lingkungan pesantren.
Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra, melalui Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para santri menjadi pelopor tertib lalu lintas sekaligus menguatkan kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ajak santri menjadi pelopor tertib lalu lintas sekaligus menguatkan kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari,” ujar AKP Bagas.
Dalam rangkaian kegiatan ini, terdapat beberapa agenda yang dilaksanakan, di antaranya pembagian paket sembako kepada kaum duafa, Coaching Clinic tentang Safety Riding, sesi tanya jawab interaktif, dan pemberian reward kepada peserta yang aktif.
Pada sesi Coaching Clinic, materi yang disampaikan mencakup etika tertib berlalu lintas sesuai dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain itu, juga diberikan himbauan larangan mengemudi bagi anak di bawah umur, pentingnya penggunaan helm saat berkendara, larangan balap liar, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
“Kami sampaikan juga pemahaman tata cara berkendara yang baik, termasuk penggunaan sepeda listrik yang aman dan sesuai aturan,” tambah AKP Bagas.
Kasat Binmas Polres Jember, AKP Agus Yudhi Kurniawan, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para santri serta berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi jembatan edukatif antara kepolisian dan generasi muda.
“Kami percaya, para santri nantinya mampu menjadi pelopor ketertiban masyarakat dalam hal apapun termasuk tertib lalu lintas,” ujarnya.
Pengasuh Yayasan Islam Bustanul Ulum juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Polres Jember Polda Jatim dalam memberikan edukasi dan bantuan sosial kepada warga pondok. Ia berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi para santri dan masyarakat sekitar.
“Kami dan segenap pengasung pondok pesantren berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi para santri dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara institusi kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menciptakan masyarakat yang sadar hukum dan tertib berlalu lintas. Dengan melibatkan generasi muda di lingkungan pesantren, diharapkan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan menjadi bagian dari pembinaan karakter di kalangan santri.







