Terjebak di Banjir Trenggalek: Ruas Jalan Nasional Tak Lagi Bisa Dilalui

MALANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Trenggalek sejak sore tadi telah menimbulkan banjir dan genangan air di sejumlah titik, termasuk di sepanjang ruas jalan nasional Sukarno-Hatta. Kondisi ini menyebabkan jalan raya utama Trenggalek-Tulungagung tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Menanggapi situasi ini, jajaran Kepolisian Resor Trenggalek langsung mengerahkan sejumlah personelnya untuk melakukan pengamanan dan penjagaan, guna mengantisipasi kemungkinan pengendara yang tetap nekat menerobos genangan.

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasatlantas AKP Agus Prayitno, S.H., menjelaskan bahwa hingga pukul 20.00 WIB, genangan air di sepanjang ruas jalan tersebut terpantau berkisar antara 50-60 sentimeter. “Kondisi air cukup deras, jadi sangat riskan dan membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah dengan penempatan personel di kedua sisi, yakni di simpang Widowati dan simpang tiga Jarakan, serta mengimbau pengendara untuk putar balik.

Bagi kendaraan yang dari arah Tulungagung akan menuju arah Trenggalek, diminta untuk menghindari jalur via Kelutan. Mereka bisa melewati simpang tiga Jarakan ke kiri, melewati ruas Kecamatan Karangan ataupun jalan tembus lainnya. Demikian pula sebaliknya.

“Untuk sementara waktu kita alihkan. Kita lakukan rekayasa lalu lintas hingga kondisi benar-benar aman untuk dilintasi,” pungkas Agus Prayitno.

Hujan deras yang mengguyur Trenggalek telah menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah titik, termasuk di sepanjang ruas jalan nasional Sukarno-Hatta. Kondisi ini membuat jalan raya utama Trenggalek-Tulungagung tidak dapat dilalui kendaraan.

Menanggapi situasi ini, Kepolisian Resor Trenggalek langsung mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan dan penjagaan. Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasatlantas AKP Agus Prayitno, menjelaskan bahwa genangan air di sepanjang ruas jalan tersebut terpantau berkisar antara 50-60 sentimeter, dengan kondisi air yang cukup deras.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah dengan penempatan personel di kedua sisi, yakni di simpang Widowati dan simpang tiga Jarakan, serta mengimbau pengendara untuk putar balik. Bagi kendaraan yang dari arah Tulungagung akan menuju arah Trenggalek, diminta untuk menghindari jalur via Kelutan dan bisa melewati simpang tiga Jarakan ke kiri, melewati ruas Kecamatan Karangan ataupun jalan tembus lainnya. Demikian pula sebaliknya.

“Untuk sementara waktu kita alihkan. Kita lakukan rekayasa lalu lintas hingga kondisi benar-benar aman untuk dilintasi,” pungkas Agus Prayitno.

Hujan deras yang mengguyur Trenggalek sejak sore tadi telah menimbulkan banjir dan genangan air di sejumlah titik, termasuk di sepanjang ruas jalan nasional Sukarno-Hatta. Kondisi ini membuat jalan raya utama Trenggalek-Tulungagung tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Menanggapi situasi ini, Kepolisian Resor Trenggalek langsung mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan dan penjagaan, guna mengantisipasi kemungkinan pengendara yang tetap nekat menerobos genangan. Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasatlantas AKP Agus Prayitno, menjelaskan bahwa hingga pukul 20.00 WIB, genangan air di sepanjang ruas jalan tersebut terpantau berkisar antara 50-60 sentimeter.

“Kondisi air cukup deras, jadi sangat riskan dan membahayakan pengguna jalan,” ujar Agus Prayitno.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah dengan penempatan personel di kedua sisi, yakni di simpang Widowati dan simpang tiga Jarakan, serta mengimbau pengendara untuk putar balik. Bagi kendaraan yang dari arah Tulungagung akan menuju arah Trenggalek, diminta untuk menghindari jalur via Kelutan dan bisa melewati simpang tiga Jarakan ke kiri, melewati ruas Kecamatan Karangan ataupun jalan tembus lainnya. Demikian pula sebaliknya.

“Untuk sementara waktu kita alihkan. Kita lakukan rekayasa lalu lintas hingga kondisi benar-benar aman untuk dilintasi,” pungkas Agus Prayitno.

Hujan deras yang mengguyur Trenggalek sejak sore tadi telah menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah titik, termasuk di sepanjang ruas jalan nasional Sukarno-Hatta. Kondisi ini membuat jalan raya utama Trenggalek-Tulungagung tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Menanggapi situasi ini, Kepolisian Resor Trenggalek langsung mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan dan penjagaan, guna mengantisipasi kemungkinan pengendara yang tetap nekat menerobos genangan. Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasatlantas AKP Agus Prayitno, menjelaskan bahwa hingga pukul 20.00 WIB, genangan air di sepanjang ruas jalan tersebut terpantau berkisar antara 50-60 sentimeter.

“Kondisi air cukup deras, jadi sangat riskan dan membahayakan pengguna jalan,” ujar Agus Prayitno.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah dengan penempatan personel di kedua sisi, yakni di simpang Widowati dan simpang tiga Jarakan, serta mengimbau pengendara untuk putar balik. Bagi kendaraan yang dari arah Tulungagung akan menuju arah Trenggalek, diminta untuk menghindari jalur via Kelutan dan bisa melewati simpang tiga Jarakan ke kiri, melewati ruas Kecamatan Karangan ataupun jalan tembus lainnya. Demikian pula sebaliknya.

“Untuk sementara waktu kita alihkan. Kita lakukan rekayasa lalu lintas hingga kondisi benar-benar aman untuk dilintasi,” pungkas Agus Prayitno.