MALANG – Setelah hampir seminggu melakukan pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban tanah longsor yang terjadi di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek. Penemuan keseluruhan korban ini menjadi kabar yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 4 korban yang tersisa pada hari Sabtu, 24 Mei 2025. Sebelumnya, 2 korban lainnya telah ditemukan pada hari Kamis, 22 Mei 2025. Dengan demikian, seluruh 6 korban yang dilaporkan hilang akibat bencana alam tersebut telah ditemukan.
Lokasi keberadaan korban tidak jauh dari titik ditemukannya 2 korban sebelumnya, dengan kedalaman antara 2 sampai 3 meter. Korban ditemukan secara beruntun, mulai dari pukul 13.10 WIB hingga pukul 14.40 WIB. Keempat korban terakhir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk proses identifikasi.
Kapolres Trenggalek menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan, termasuk Basarnas, TNI-Polri, BPBD, serta para relawan yang telah bekerja keras selama hampir seminggu penuh untuk mencari dan menemukan korban tanah longsor tersebut. Ia menyatakan bahwa kolaborasi dan kerja sama di lapangan telah membantu mengatasi berbagai hambatan dan kesulitan yang ada.
Kakansar Basarnas Surabaya, Nanang Sigit P.H.S.IP., M.M. juga mengatakan bahwa titik korban ditemukan sesuai dengan prediksi berdasarkan laporan dan informasi dari sejumlah saksi yang mengetahui korban sesaat sebelum terjadi longsor. Ia menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan operasi pencarian dan penyelamatan yang telah dilakukan.
Mengingat seluruh korban telah ditemukan, pihak Basarnas menyatakan bahwa pelaksanaan operasi pencarian akan ditutup dan dihentikan. Selanjutnya, tindak lanjut pembersihan material longsor dan penanganan dampak bencana akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah setempat.
Bencana alam tanah longsor yang melanda Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek pada awal pekan ini telah menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Namun, dengan kerja keras dan kolaborasi yang baik dari berbagai pihak, setidaknya proses pencarian dan evakuasi korban dapat diselesaikan dengan tuntas.
Meskipun demikian, masyarakat Desa Depok masih harus menghadapi tantangan dalam pemulihan dan pemulihan kondisi pasca bencana. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu warga yang terdampak dan memastikan keamanan serta kesiapan wilayah dalam menghadapi kemungkinan bencana serupa di masa mendatang.
Kapolres Trenggalek menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan telah bekerja dengan baik. Kolaborasi dan kerja sama yang solid di lapangan telah membuahkan hasil dengan ditemukannya seluruh korban yang hilang. Ia berharap agar almarhum/almarhumah dapat diterima di sisi-Nya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi bencana alam. Kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat sangat diperlukan untuk meminimalisir dampak dan memastikan penanganan yang efektif saat bencana terjadi.







