MALANG – Ketua Umum Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (FORMASI), Jalih Pitoeng, menyatakan dukungannya terhadap langkah strategis Presiden Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Hal ini disampaikan Jalih Pitoeng saat menghadiri silaturahmi di kantor seorang pengamat politik senior, Hendrajit.
Menurut Jalih Pitoeng, Presiden Prabowo telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk menjaga dan melindungi pihak Kejaksaan Agung dalam menjalankan tugas mulianya, yaitu memberantas korupsi di negeri ini. Jalih Pitoeng meyakini bahwa langkah ini akan membuahkan hasil dengan penangkapan koruptor kelas kakap oleh Kejaksaan Agung.
“Sejak awal saya sudah menduga bahwa akan ada koruptor kelas kakap yang akan ditangkap,” kata Jalih Pitoeng kepada Radar Aktual, Rabu (28/05/2025). “Oleh karena itu saya dan kami Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (FORMASI) sangat mendukung langkah strategis pak Prabowo.”
Namun, Jalih Pitoeng juga menyoroti kemungkinan penyalahgunaan Perpres tersebut. Ia mengatakan bahwa Perpres tersebut bagai pedang bermata dua, yang bisa digunakan untuk melindungi para oknum jaksa yang korup dengan perlindungan tentara secara protektif.
“Akan tetapi, jangan Perpres tersebut disalah gunakan,” celetuk Jalih Pitoeng. “Semua bisa saja terjadi, karena Perpres tersebut bagai pedang bermata dua.”
Jalih Pitoeng menegaskan bahwa perlindungan terhadap para kaum Adiyaksa (jaksa) tidak boleh disalahgunakan untuk melindungi para oknum jaksa yang korup. Ia berharap agar Perpres tersebut benar-benar digunakan untuk memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
“Jangan sampai perlindungan terhadap para kaum Adiyaksa digunakan untuk melindungi para oknum jaksa yang korup dengan perlindungan tentara secara protektif,” pungkas Jalih Pitoeng.
Sebagai Ketua Umum FORMASI, Jalih Pitoeng menyatakan bahwa organisasinya akan terus mengawasi dan mendukung langkah-langkah pemerintah dalam memberantas korupsi. Ia berharap agar Perpres yang dikeluarkan Presiden Prabowo dapat benar-benar memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan tidak disalahgunakan untuk melindungi para koruptor.
Jalih Pitoeng meyakini bahwa dengan dukungan dari masyarakat dan organisasi anti-korupsi seperti FORMASI, Presiden Prabowo dapat mencapai tujuan mulianya dalam memberantas korupsi di Indonesia. Ia berharap agar langkah-langkah strategis yang diambil oleh pemerintah dapat memberikan hasil yang nyata dan membawa perubahan positif bagi masa depan negeri ini.
Dalam kesempatan tersebut, Jalih Pitoeng juga menegaskan komitmen FORMASI dalam memperkuat gerakan anti-korupsi di seluruh Indonesia. Organisasi ini akan terus berjuang untuk memastikan bahwa upaya pemberantasan korupsi berjalan dengan efektif dan transparan, demi kesejahteraan rakyat Indonesia.







