MALANG – Hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa mayoritas responden, yakni sebanyak 66,9 persen, percaya terhadap keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sementara itu, 19,1 persen responden tidak percaya terhadap keaslian ijazah tersebut.
Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Relawan Pro Jokowi (Projo), Handoko, hasil survei ini semakin memperkuat keyakinan publik bahwa ijazah Jokowi adalah asli. Ia menghormati hasil survei Indikator Politik Indonesia dan meyakini bahwa ijazah S1 Presiden Jokowi tidak palsu.
“Kami menghormati apa pun hasil survei pendapat publik. Kami juga meyakini ijazah S1 Pak Jokowi asli atau tidak palsu,” ujar Handoko, dikutip pada Minggu (1/6/2025).
Pihak Bareskrim Polri juga telah melakukan serangkaian pemeriksaan dan uji laboratorium forensik terhadap ijazah Jokowi. Hasilnya menunjukkan bahwa ijazah suami Iriana itu adalah asli. “Kasus tuduhan ijazah palsu sedang ditangani oleh Polri. Hasil penyelidikan memastikan ijazah S1 Pak Jokowi asli,” tambah Handoko.
Handoko berharap bahwa semua pihak yang sebelumnya meragukan keaslian ijazah Jokowi dapat terbuka pikirannya dan menerima kejelasan dari penegak hukum. Ia juga menyatakan bahwa Projo akan mendorong agar publik mendapatkan kepastian hukum terkait isu ini.
“Projo mendorong agar publik mendapatkan kejelasan dan kepastian dari penegak hukum. Para terlapor juga akan mempertanggungjawabkan tuduhannya,” ujar Handoko.
Kasus dugaan ijazah palsu Jokowi sebelumnya sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Namun, hasil pemeriksaan Bareskrim Polri dan survei Indikator Politik Indonesia ini semakin menegaskan bahwa ijazah Presiden Jokowi adalah asli.
Handoko menegaskan bahwa Projo, sebagai organisasi relawan pendukung Jokowi, akan terus mendorong agar kebenaran dapat terungkap. Ia berharap agar semua pihak dapat menerima hasil penyelidikan dan tidak lagi mempermasalahkan isu ini.
Selain itu, Handoko juga menyoroti adanya pihak-pihak yang sempat melaporkan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Ia menyatakan bahwa Projo akan memastikan agar para pelapor dapat mempertanggungjawabkan tuduhannya.
“Kami akan memastikan bahwa para pelapor yang sempat melaporkan kasus ini dapat mempertanggungjawabkan tindakannya. Mereka harus dapat membuktikan tuduhan mereka di hadapan hukum,” tegasnya.
Kasus dugaan ijazah palsu Jokowi telah menjadi sorotan publik selama beberapa waktu. Namun, dengan adanya hasil pemeriksaan Bareskrim Polri dan survei Indikator Politik Indonesia, diharapkan isu ini dapat segera terselesaikan dan tidak lagi menjadi perdebatan di masyarakat.







