Malam Mencekam di Sumatera Utara: 10 Penginapan Terbakar, Penyebab Masih Misteri

MALANG – Kebakaran hebat melanda 10 penginapan di kawasan wisata Bukit Lawang, Sumatera Utara, pada Senin (2/6/2025). Peristiwa tersebut menghanguskan 10 penginapan semi permanen dan 1 restoran di pinggiran Sungai Bahorok.

Kepulan Asap Tebal dan Kobaran Api Memicu Kepanikan

Kepulan asap tebal dan kobaran api yang membumbung tinggi membuat suasana di lokasi kejadian menjadi panik. Para warga dan wisatawan yang berada di sekitar lokasi langsung berlarian menyelamatkan diri dan barang-barang mereka.

Menurut informasi dari warga setempat, 8 dari 10 penginapan yang terbakar merupakan milik Ngah Lan, sedangkan 2 penginapan lainnya dan 1 restoran diketahui milik seorang warga bernama Rizky.

Seorang saksi mata menyatakan bahwa api menyebar dengan sangat cepat karena bangunan penginapan tersebut terbuat dari material semi permanen yang mudah terbakar. “Api mulai dari salah satu bangunan, lalu menjalar ke unit lainnya hanya dalam hitungan menit,” ungkapnya.

Tidak Ada Korban Jiwa, Namun Kerugian Material Cukup Besar

Meski kerugian material ditaksir cukup besar, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Kapolsek Bahorok menyampaikan bahwa penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung.

“Kami masih mendalami sumber api. Dugaan awal belum bisa dipastikan, namun tim sudah melakukan olah TKP,” jelas Kapolsek dalam keterangannya.

Peristiwa Kebakaran Ganggu Aktivitas Wisata di Bukit Lawang

Peristiwa kebakaran ini membuat sebagian aktivitas wisata di Bukit Lawang terganggu. Beberapa pengunjung yang sudah memesan penginapan terpaksa membatalkan rencana mereka.

Pemerintah setempat bersama pengelola wisata tengah menyiapkan langkah tanggap darurat, termasuk pembersihan puing bangunan serta bantuan sementara bagi pemilik penginapan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Langkat, Andi Syahputra, menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pemilik penginapan untuk memulihkan kondisi kawasan wisata Bukit Lawang.

“Kami akan membantu para pemilik penginapan untuk segera memulihkan dan memperbaiki bangunan yang terbakar. Kami ingin agar aktivitas wisata di Bukit Lawang dapat kembali berjalan normal,” ujar Andi.

Sementara itu, Ngah Lan, salah satu pemilik penginapan yang terbakar, mengungkapkan rasa syukurnya karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, ia mengaku sangat terpukul dengan kerugian material yang harus ditanggungnya.

“Kami sangat bersyukur tidak ada yang terluka, tapi ini tentu saja membuat kami sangat sedih. Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk segera memulihkan dan membangun kembali penginapan kami,” kata Ngah Lan.

Pemerintah Daerah Berkomitmen Membantu Pemulihan Kawasan Wisata

Bupati Langkat, Andi Suhaimi, menyatakan pihaknya akan memberikan dukungan penuh untuk memulihkan kawasan wisata Bukit Lawang pasca kebakaran. Ia berjanji akan menyediakan bantuan sementara bagi pemilik penginapan yang terkena dampak.

“Kami akan membantu para pemilik penginapan untuk segera memulihkan dan membangun kembali bangunan mereka. Kami juga akan bekerja sama dengan pengelola wisata untuk menjamin aktivitas wisata di Bukit Lawang dapat kembali berjalan normal,” tegas Bupati Andi.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran. Mereka berharap dapat segera mengungkap asal-usul api dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat, jika ditemukan adanya indikasi kelalaian atau kesengajaan.

Kebakaran hebat di Bukit Lawang ini tentu menjadi pukulan berat bagi industri pariwisata di daerah tersebut. Namun, dengan dukungan dan komitmen pemerintah daerah serta kerja sama semua pihak, diharapkan kawasan wisata ini dapat segera pulih dan kembali menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.