MALANG – Kabar gembira datang dari Trenggalek! Polres Trenggalek menggelar panen raya jagung kuartal kedua di Desa Sukosari, menandai keberhasilan program ketahanan pangan yang digagas kepolisian. Acara ini bukan sekadar panen biasa, melainkan bagian dari gerakan serentak di seluruh Indonesia yang dihadiri secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kamis (5/6) menjadi hari yang istimewa bagi para petani dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya meningkatkan swasembada pangan.
Panen Raya Jagung: Bukti Nyata Ketahanan Pangan di Trenggalek
Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, Pgs Dandim 0806 Trenggalek Letkol Inf Edy Sunarko, Asisten 1 Setda Trenggalek dr. Saeroni, MMRS, Kepala Gudang Bulog Trenggalek Yuli Hartanto, serta pejabat utama Polres dan Kodim 0806 Trenggalek. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan yang menjadi fokus utama pemerintah dan kepolisian. Suasana penuh semangat dan optimisme terpancar dari wajah para peserta, seolah menandakan harapan baru bagi kemandirian pangan Indonesia. Panen raya ini menjadi momentum penting untuk terus memacu semangat para petani dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Apresiasi Presiden dan Komitmen Kapolri dalam Swasembada Pangan
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran kepolisian atas kerja keras mereka dalam mendukung program ketahanan pangan di seluruh pelosok negeri. Presiden menekankan bahwa keberhasilan swasembada pangan, khususnya beras dan jagung, adalah buah dari kerja keras yang luar biasa. “Kita harus terus berupaya agar Indonesia menjadi lumbung pangan dunia,” tegas Presiden Prabowo, membangkitkan semangat seluruh hadirin. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga turut menyampaikan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan. Polri telah menyiapkan satu juta hektar lahan dengan estimasi hasil panen jagung mencapai 10 juta ton.
Kolaborasi Lintas Sektor: Kunci Sukses Peningkatan Produktivitas Jagung
Kapolri menambahkan, kehadiran Polri dalam berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait, memberikan bantuan peralatan pertanian, serta melakukan penyuluhan bersama pakar dan ahli, mampu meningkatkan produktivitas jagung di berbagai daerah. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, petani, dan ahli pertanian menjadi kunci utama dalam mencapai keberhasilan program ketahanan pangan ini. Dengan adanya pendampingan dan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan para petani dapat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen mereka. Upaya ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga pada ketahanan pangan nasional secara keseluruhan.
Polres Trenggalek Siapkan Lahan Ketahanan Pangan di 14 Kecamatan
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menjelaskan bahwa Polres Trenggalek telah menyiapkan lahan seluas 14,05 hektar yang tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Trenggalek untuk menyukseskan program ketahanan pangan. Langkah ini menunjukkan komitmen nyata Polres Trenggalek dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lahan ketahanan pangan ini tidak hanya ditanami jagung, tetapi juga dimanfaatkan untuk kolam ikan nila, kandang ternak ayam, serta tanaman alpukat dan pepaya. Diversifikasi tanaman dan hewan ternak ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Hasil Panen Awal Polres Trenggalek Mencapai 6 Ton Jagung
“Untuk tahap awal kemarin, lahan ketahanan pangan Polres Trenggalek bisa panen mencapai 6 ton jagung, ditambah 4 ton dari Polsek Panggul dan beberapa polsek,” ujar AKBP Ridwan Maliki dengan bangga. Hasil panen ini menjadi bukti nyata bahwa program ketahanan pangan yang digagas Polres Trenggalek telah berjalan dengan sukses. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi polsek-polsek lain di seluruh Kabupaten Trenggalek untuk terus meningkatkan kontribusi mereka dalam mendukung program ketahanan pangan. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan Kabupaten Trenggalek dapat menjadi salah satu daerah yang unggul dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan.







