Tiga Menteri Turun ke Jatim, Matangkan Eksekusi Program Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis

Malang – Sejumlah menteri kabinet bersama jajaran pimpinan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh bupati/wali kota se-Jatim menggelar Rapat Konsolidasi tingkat tinggi di Surabaya pada Kamis (21/8) kemarin.

Pertemuan ini secara khusus bertujuan untuk mematangkan dan menyinergikan implementasi dua program prioritas nasional di tingkat daerah: Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat yang digelar di Gedung Setda Provinsi Jawa Timur ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam mengawal programnya hingga ke akar rumput.

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, dan Wakil Menteri PAN-RB Purwadi Arianto menjadi sinyal kuat bahwa eksekusi kedua program ini menjadi fokus utama pemerintah saat ini.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, selaku tuan rumah, menegaskan kembali peran vital dari program Koperasi Merah Putih. Menurutnya, koperasi di tingkat desa dan kelurahan harus diposisikan sebagai motor penggerak utama yang akan memberikan masyarakat akses lebih luas terhadap sumber daya ekonomi dan penguatan kelembagaan.

Pandangan ini diperkuat oleh Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, yang menyerukan adanya transformasi fundamental dalam pengelolaan koperasi. “Koperasi desa tidak boleh dipandang tradisional. Harus modern, adaptif, dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan yang berdaya saing,” tegas Budi Arie.

Di sisi ketahanan pangan, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan bahwa kekuatan desa adalah kunci dari ketahanan pangan nasional.

“Dengan adanya konsolidasi ini, kita ingin membangun ekosistem yang kokoh, mulai dari hulu hingga hilir, agar desa mampu menjadi benteng ketahanan pangan Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Selain penguatan ekonomi melalui koperasi, rapat konsolidasi ini juga menyoroti urgensi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak hanya dipandang sebagai solusi jangka pendek untuk menekan angka stunting, tetapi juga sebagai sebuah investasi peradaban jangka panjang

Tujuannya adalah untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan siap bersaing di kancah global.

Delegasi dari Kabupaten Malang, yang dipimpin oleh Wakil Bupati Dra. Hj. Lathifah Shohib dan Pj. Sekretaris Daerah Ir. Tomie Herawanto, turut hadir dalam rapat tersebut. Kehadiran seluruh kepala daerah se-Jatim ini diharapkan dapat menciptakan pemahaman dan langkah yang seragam dalam penerapan kedua program prioritas tersebut.

Pada akhirnya, forum strategis ini bertujuan untuk memperkuat rantai koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Dengan sinergi yang solid, diharapkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan MBG dapat berjalan secara efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok desa.