Zona Malang – Komitmen PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), sebagai distributor resmi sepeda motor Honda di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, dalam menjaga kelestarian lingkungan semakin nyata dengan peresmian bank sampah binaan ketiga di RW 01, Kelurahan Kauman, Kota Malang. Acara peluncuran ini dipimpin langsung oleh Rita Djohar, HCGS Division Head MPM Honda Jatim, bersama warga setempat dan pengurus RW, menandai langkah baru dalam program sosial perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Inisiatif ini masuk dalam rangkaian MPM Berbagi, yang menekankan edukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Bank sampah baru ini dirancang sebagai pusat pembelajaran bagi warga untuk memilah, menyimpan, dan mendaur ulang limbah rumah tangga menjadi barang bernilai jual, sekaligus mengurangi beban sampah di TPA dan menciptakan area pemukiman yang lebih hijau serta sehat.
Rita Djohar menjelaskan bahwa fasilitas ini lebih dari sekadar tempat pengumpulan sampah; ia menjadi arena kerjasama komunitas untuk meningkatkan kesadaran lingkungan. “Dengan motto Sinergi Bagi Negeri, kami optimistis bank sampah di Kauman akan memberikan manfaat luas bagi warga sekitar, memperkuat tanggung jawab bersama terhadap alam,” katanya saat peresmian.
Sebelumnya, MPM Honda Jatim telah sukses mengoperasikan dua bank sampah serupa di Sidoarjo (Sedati), yang telah aktif berkontribusi pada pengurangan limbah. Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama di bidang lingkungan, pendidikan komunitas, dan kesejahteraan sosial, menunjukkan dedikasi perusahaan dalam mendukung agenda nasional keberlanjutan.
Melalui MPM Berbagi, perusahaan secara rutin menjalankan beragam aksi sosial, termasuk restorasi mangrove, bantuan peralatan untuk penyandang disabilitas, beasiswa pendidikan bagi anak yatim, serta pembangunan hunian layak bersama Habitat for Humanity Indonesia. Semua ini didasari nilai inti perusahaan: pemikiran progresif, kepemilikan aktif, dan kolaborasi tim, yang mendorong karyawan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem sekitar.
Sebagai fakta menarik, RW Kauman di Kota Malang dipilih sebagai lokasi ketiga karena potensinya sebagai kawasan padat penduduk dengan produksi sampah harian mencapai 500 kg, di mana 60% bisa didaur ulang menurut data Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang 2024.
Program bank sampah MPM Honda Jatim, yang dimulai sejak 2023, telah berhasil mengolah lebih dari 10 ton sampah organik dan anorganik di dua lokasi sebelumnya, menghasilkan pendapatan tambahan bagi 200 rumah tangga melalui penjualan bahan daur ulang, sekaligus mengurangi emisi karbon setara dengan penanaman 500 pohon baru berdasarkan estimasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Untuk saran, perusahaan seperti MPM Honda Jatim disarankan memperluas jaringan bank sampah ke lebih banyak RW di Malang Raya dengan melibatkan pemuda lokal melalui workshop digital tentang daur ulang, sehingga meningkatkan partisipasi generasi muda dan ciptakan lapangan kerja hijau hingga 100 posisi baru per tahun.
Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah kota untuk integrasikan program ini ke aplikasi smart city, memudahkan warga melaporkan dan menjual sampah secara online, guna percepat transisi ke ekonomi sirkular dan kurangi volume sampah TPA hingga 30% dalam tiga tahun ke depan.







